Kisahkan Pengalamannya 27 Tahun Sebagai Guru di Pedalaman Papua, Felix Liem Puji Potensi Anak Kampung

Felix Liem Gebze
Felix Liem Gebze

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Felix Liem Gebze kepada Reporter Rmol Papua menguraikan pokok-pokok pemikirannya terkait sistem pendidikan di Kabupaten Merauke. Sabtu (17/10)


Dirinya mengisahkan ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke cukup banyak program yang dilaksanakannya seperti misanya Program Pemberantasan Cacat Tulis dan Hitung (Calistung) yang ketika dirinya menjabat angka masyarakat Merauke diperkampungan yang buta huruf dan tidak pandai menghutung masih cukup tinggi.

 Sehingga dirinya melakukan penguatan program pemberantasan calistung yang salah satu tujuannya adalah untuk penguatan dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Merauke.

Menurutnya jika kita berbicara tentang pendidikan maka tidak akan pernah lepas dari berbicara tentang bagaimana pembangunan SDM, sehingga baginya tugas utama Dinas Pendidikan adalah bagaimana memberikan perhatian yang banyak bagi para generasi muda.

“Pembangunan SDM merupakan tugas utama dari Dinas Pendidikan yang seharusnya memberikan perhatian yang banyak bagi para generasi muda. Sebab mengingat maju dan mundurnya suatu Negara tidak terlepas dari kemampuan, ketangguhan, dan kesiapan dari SDM nya.” Ucapnya

 Lanjut ia mengatakan bahwa untuk membangun SDM pemerintah harus menjalin kerja sama yang baik dengan para stakeholder dan para pengusaha untuk bersama-sama mengembangkan sistem pendidikan kita di Kabupaten Merauke, mengingat maju dan mundurnya suatu daerah tidak lepas dari kemampuan, ketangguhan, dan kesiapan SDM nya.

“Untuk itu saya pikir pemerintah daerah atau penguasa yang ada saat ini agar jangan tanggung-tanggung untuk membangun SDM disuatu daerah. Karena ini untuk pembangunan bangsa dan pembangunan daerah, sebab merekalah generasi muda yang kita harapkan.” Terangnya

Lanjut dirinya mengatakan pembangunan SDM juga harus ditunjang dengan kemampuan tenaga Guru yang memadai, sebab saat ini salah satu kendala terbesar pendidikan di Kabupaten Merauke adalah permasalahan kurangnya tenaga ajar.

Sehingga untuk menghemat tenaga ajar langkah terbaik yang dilakukan adalah dengan menggunakan sistem sekolah besar, yang bertempat di setiap ibu kota Distrik.

“Jadi nantinya siswa siswi Sekolah Dasar (SD) mulai dari kelas 4,5 5, dan 6 melaksanakan kegiatan kegiatan belajar disekolah beesar tersebut.” Ucapnya

 Menurutnya sekolah saat ini telah dilakukan di SD Negeri Nilanggo, dan terbukti sistem sekolah besar tersebut telah menghemat sedikitnya 16 guru.

Diakhinr kesempatan dirnya turut mengapresiasi siswa dan siswi yan berada di pedalaman Papua, sebab berdasarkan pengalamannya mengabdi sebagai guru dipedalaman papua selama 27 tahun, dirinya melihat begitu banyak potensi yang dimiliki anak-anak kampung pedalaman, hanya saja potensi itu harus lebih diasah lagi untuk mempertajam kemampuan dan potensi tersebut.

 “Untuk anak-anak kami yang dipedalaman, mereka punya potensi yang besar, saya punya pengalaman menjadi guru dipedalaman selama 27 tahun dan saya lihat mereka punya pengalaman yang harus di asah.” Pungkas Felix