Permantap Jiwa Nasionalisme, Paguyuban Otomotif Merauke Hadirkan Pelaku Pejuang Kemerdekaan

Komunitas Paguyuban Otomotif Merauke bersama Tokoh Pejuang Kemerdekaan, Kapolsek Sota, Kabag Perbatasan, dan tamu undangan dalam acara Border Camp mencari jejak sang Pahlawan di PLBN Sota Merauke. Sabtu (14/11))
Komunitas Paguyuban Otomotif Merauke bersama Tokoh Pejuang Kemerdekaan, Kapolsek Sota, Kabag Perbatasan, dan tamu undangan dalam acara Border Camp mencari jejak sang Pahlawan di PLBN Sota Merauke. Sabtu (14/11))

Paguyuban Otomotif Merauke didampingi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Merauke melakukan kegiatan Border Camp dengan tema Menelusuri Jejak Sang Pahlawan yang diadakan tepat di titik 0 Kilometer Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota Merauke.


Koordinator kegiatan Border Camp oleh Pagyububan Otomotif Merauke Rahmat Arifianto mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menggugah kembali kecintaan kepada NKRI serta untuk memantapkan kembali jiwa nasionalisme Pemuda yang tergabung dalam Komunitas Paguyuban Otomotif Merauke.

"Kegiatan ini dilakukan untuk menggugah kembali kecintaan kepada NKRI dan memantapkan jiwa nasionalisme pemuda yang tergabung dalam komunitas Paguyuban otomotif Merauke." Ucapnya

Lelaki yang akrab disapa Ipin ini juga mengatakan bahwa untuk menggugah rasa cinta kepada NKRI dan memantapkan jiwa nasionalisme kegiatan ini sengaja dilkukan ditapal Batas NKRI dengan menghadirkan para pelaku perjuangan kemerdekaan Indonesia, untuk menceritakan kisah perjuangannya secara langsung kepada anggota Paguyuban Otomotif Merauke.

“Sengaja kami lakukan acara ini ditapal batas NKRi dengan menghadirkan tiga orang pelaku perjuangan kemerdekaan, antara lain Tokoh Pejuang pelaku pengibar pertama bendera merah putih di Merauke, Tokoh Pejuang Pelaku Penerjun Trikora, dan Tokoh Pejuang Pelaku Perang Geriliya Oma Anneke Caroline Makagiansar.” Ujarnya

Selain mendatangkan tiga orang Tokoh Pejuang, Paguyuban Otomotif Merauke mersama-sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Merauke menghibur masyarakat Suku Kanume yang mendiami distrik Sota dengan mendatangkan Artis Indonesia Timu, Ona Hetharua.

Terlihat masyarakat Ditstrik Sota yang notabenenya terdiri masyarakat Suku Kanume begitu berantusias menyaksikan penampilan dari penyanyi lagu Cinta Bikin Bodoh tersebut.

Dalam kesempatan yang sama ketua IMI Korwil Merauke, Charles Gomar mengatakan selain melakukan Boorder Camp dan mendatangkan artis untuk menghibur masyarakat Suku Kanume, merkea juga turut melakukan sosialisasi protokoler kesehatan dan melakukan keitan bagi-bagi masker kepada masyarakat setempat.

"Dalam Rangka Hari Pahlawan kami dari IMI Korwil Merauke mendampingi kegiatan Boordercamp dan menelusuri jejak pahlawan yang diadakan oleh Paguyuban Otomotif Merauke di perbatasan RI-PNG, dan disaat bersamaan juga kami lakukan sosialisasi protokoler kesehatan kepada masyarakat setempat agar bagaimana bisa berkegiatan dengan tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan juga memakai masker." Ucapnya

Dirinyapun memberikan apresiasi kepada paguyuban otomotif Merauke sebab telah melakukan kegiata yang dinilainya sangat kreatif dan sangat bejiwa nasionalisme.

“Saya sangat mengapresiasi sekali atas apa yang telah dilakukan oleh paguyuban otomotif Merauke malam ini, sebab sangat kreatif dan berjiwa nasionalisme.” Pungkasnya