Terindikasi Makar, Puluhan Peserta Rapat Dengar Pendapat Umum MRP di Amankan Polres Merauke

Kabag Ops AKP MIcha Toding saat memberikan arahan kepada salah satu peserta RDP. Selasa (17/11)
Kabag Ops AKP MIcha Toding saat memberikan arahan kepada salah satu peserta RDP. Selasa (17/11)

Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji memimpin langsung proses mengamankan puluhan peserta Rapat dengar pendapat umum (RDPU) yang rencanya akan dilakukan oleh MRP tiga tempat berbeda di Kota Merauke. Selasa (17/11)


Peserta RDPU terpaksan diamankan oleh Polres Merauke di karenakan polisi berhasil menemukan dokumen-dokumen yang sudah mengarah ke tindakan makar.

Dilansir dari Humas Polres Merauke dikatakan bahwa berkaitan dengan penangkapan peserta RDPU tersebut, pihak keamanan sudah terlebih dahulu melaksanakan operasi intelegen.

Menurut Kabag Ops Polres Merauke, AKP Micha P. Toding bahwa tujuan dari dilaksanakannya operasi intelegen tersebut adalah demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita temui dokumen-dokumen yang mengarah pada tindakan makar, masa di suatu Negara ada negara lagi tidak mungkin lah, NKRI sudah jelas ada Presiden, di Papua ada Gubernur, ada Pangdam, ada Kapolda.” Ucapnya

Lanjut AKP Micha P. Toding mengatakan bahwa terhadap para peserta yang diamankan telah didata oleh Polres Merauke, serta dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

Peserta yang hadir notabenenya berasal dari Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat dan dari Jayapura, dan diperkirakan berjumlah puluhan orang, dan langsung dilakukan pendataan.

Selain dilakukan Pendataan, polres Merauke juga melakukan Repied Tes kepada para peserta RDPU yang  berhasil diamankan.

Karena sekarang masih dilakukan repiet test dan pengecekan barang-dokumen yang mengarah kepada tindakan makar.” Pungkasnya