Akibat wabah virus Covid-19 di Kabupaten Merauke mengakibatkan pantai Lampu satu sepi dari pengunjung. Hal ini dinilai menandakan tingkat kesadaran mayarakat Merauke semakin tinggi dalam memahami bahaya kejadian luar biasa tersebut.
- Wujudkan Balita Yang Sehat, Babinsa Senggo bantu Petugas Kesehatan Lakukan Posyandu
- DKI Jakarta Masih Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19
- Pakar WHO: Suntikan Booster Bukan Solusi Lawan Varian Baru Covid
Baca Juga
Karena tidak seperti minggu-minggu biasanya, walaupun Pemerintah Kabupaten Merauke telah menghimbau untuk masyarakat tetap berdiam diri di rumah namun masyarakat tidak begitu mematuhi.
Namun berbeda dengan minggu ini justru tidak kelihatan begitu banyak masyarakat datang berkunjung atau berkeliaran di sekitaran tempat pantai Lampu Satu.
Menurut salah satu waraga lampu satu, Ridho Panca Bakti pantai lampu satu sudah sepi dari sebelumnya sehingga dirinya menilai tingkat kesadaran masyarakat sudah tinggi.
"Pantai lampu satu sudah sepi dari minggu (29/3) sampai hari ini, Mingggu (5/4). Pengunjung yang berdatangan tidak seperti minggu-minggu sebelum wabah Virus Covid-19 di Kabupaten Merauke, sehingga menurut saya masyarakat sudah punya kesadaran yang tinggi" Pungkasnya. 
- Babinsa Ramil Mindiptana Boven Digoel Bantu Posyandu Rutin Kamka
- Lab PCR Bantuan Langsung dari KASAD akan Dibangun di Rumkitban TK IV Merauke
- Pemerintah Buka 7 Bandara dan 5 Pelabuhan sebagai Pintu Masuk PPLN