Pasca kenaikan tarif BBM yang diputuskan oleh Kementerian ESDM, situasi di Kota Jayapura tetap aman dan kondusif tanpa terlihat adanya lonjakan antrian maupun penolakan pemberlakuan kenaikan harga tersebut.
- Tingkat Kesadaran Pemilih Pemula, Siswa SMA Sambut Positif Program “KPU Goes to School”
- Kapolsek Bomakia Berikan Sosialisasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19, pada Pembukaan Pertandingan Bola Voli di Distrik Bomakia Boven Digoel
- Pemerintah Provinsi Papua Persilahkan Polisi Periksa Penyalahgunaan Dana Otsus Rp 1,8 Triliun
Baca Juga
Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon melalui Kabag Ops Kompol L. Guruh Prawira Negara saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Minggu (4/9) siang.
Kabag Ops Kompol Guruh mengatakan, pasca kenaikan tarif BBM pihaknya telah melakukan monitoring, patroli maupun pengamanan di tempat-tempat pengisian BBM atau SPBU yang ada di wilayah Kota Jayapura.
"Atas perintah Pimpinan, kami telah memerintahkan ke jajaran untuk melakukan monitoring dampak yang terjadi akibat dari kenaikan tarif yang diberlakukan oleh Pemerintah saat ini terhadap tarif BBM," ungkapnya.
Ia menambahkan, sejauh ini wilayah Kota Jayapura secara umum masih tetap kondusif tanpa terjadinya anjlokan antrian pada SPBU ataupun penolakan atas kenaikan tarif BBM yang diberlakukan tersebut.
"Kami pun menghimbau kepada masyarakat, mari bersama kita sikapi positif kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah, kita harus dapat mendukungnya, karena semua itu dilakukan demi untuk seluruh warga Indonesia dan perkembangan kemajuan negeri ini," pungkasnya.
- Yonif Raider 755/Yalet Terima Bansos Satu Unit Mobil Ambulance PT. BRI (Pasero)
- Dandim 1711/Boven Digoel Imbau Prajurit Jalin Komunikasi yang Baik Antar Anggota
- Meriahkan HUT Kota Merauke ke 123, Pemkab Adakan Pawai Budaya Nusantara