Semua permintaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bisa dipenuhi oleh Polda Papua, agar pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens dibebaskan. Hanya dua hal yang tidak bisa dipenuhi oleh Polda Papua, yaitu senjata dan merdeka.
- Kontrol Peredaran Miras Di Merauke, Bupati Akan Lakukan Penataan Secara Selektif
- Bhayangkari Polres Boven Digoel Laksanakan Bakti Sosial dalam Rangka HKGB ke-72
- KPUD Boven Digoel Apresiasi Langkah Kapolres dalam Upaya Keamanan dan Kelancaran Pilkada
Baca Juga
Begitu tegas Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menanggapi ancaman dari KKB yang hendak menembak pilot tersebut pada tanggal 1 Juli 2023.
?"Tidak mungkin kami mengabulkan kedua permintaan itu,” tegasnya kepada wartawan, Jumat (29/6).
“Namun untuk uang yang juga diminta akan disiapkan dan diserahkan kepada Egianus Kogoya, asal sandera yang berkebangsaan Selandia Baru itu dibebaskan dan diserahkan ke aparat keamanan," sambung Fakhiri.
Proses negosiasi masih terus dilakukan Polda Papua dengan berbagai pihak. Termasuk dengan keluarga Egianus Kogoya.
Di satu sisi, dia berharap kelompok penyandera tidak melakukan aksi nekad dengan menembak pilot asal Selandia Baru tersebut
"Kami berharap Egianus tidak melakukan ancamannya, yakni menembak pilot Susi Air tanggal 1 Juli mendatang," demikian Fakhiri. 
- Makna di Balik Seleksi CAT: Upaya Mengatasi Masalah Tenaga Kontrak di Mappi
- Ketua MRP Papua Selatan Damianus Katayu Desak Percepatan PAW dan Tegaskan Sekda Harus OAP Selatan
- Keberagaman Dalam Satu Perjalanan Rohani