Beredar Vidio yang isinya memperlihatkan Petugas Medis berseragam lengkap seperti penanganan pasien Covid-19 di salah satu rumah warga dibantah oleh dr. Nevile Muskita bahwa itu tidak benar pasien covid-19.
- Pasien Omicron Boleh Melakukan Isoman Asal Penuhi 2 Syarat
- Suntikan Perdana Vaksin Covid-19 Provinsi Papua Diikuti 20 Peserta Relawan
- Miris, Dua Anak Papua Berobat Di Pos Satgas Perbatasan Papua Nugini Tanpa Peralatan Medis Memadai
Baca Juga
Menurut dr. Nevile yang juga sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan, dalam situasi seperti ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi prosedur penanganan diperketat sehingga petugas jenazah di RSUD diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap.
"Terkait jenazah yang kemarin meninggal setelah kami kirimkan spesimennya hasilnya negatif. Memang untuk meningkatkan kewaspadaan petugas medis diwajibkan menggunakan APD sesuai standar penanganan Covid-19" kata dr. Nevile saat jumpa pers dengan awak media, Jumat (10/4).
Dirinya menambahkan bahwa penggunaan APD lengkap oleh petugas adalah bagian dari proteksi untuk tim medis.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebar berita bohong alias hoax dan agar pihak yang berwajib dapat menindak pelaku yang menyebarkan berita bohong tersebut.
"Ya saya dihubungi keluarga jenazah kemarin karena resah dengan vidio yang tersebar. Jadi lewat teman-teman media sampaikan ke masyarakat untuk tidak menyebarkan lagi berita bohong dan membesarkan, biar perlu kalau dapat langsung lapor polisi agar ditindak tegas", Pungkasnya 
- Cegah Penyebaran Covid-19, Dandim 1707/Merauke Himbau Masyarakat Patuhi 4M
- Suntikan Perdana Vaksin Covid-19 Provinsi Papua Diikuti 20 Peserta Relawan
- Klinik Pratama Polres Merauke Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Tahanan