Pesan yang disampaikan Dutabesar RI untuk Kerajaan Spanyol, Muhammad Najib, cukup jelas dan tegas.
- Kapolda Papua Benarkan Isu Meninggalnya Brigjen Putu IGP Dani, Penyebabnya Masih Belum diketahui
- Jelang Verifikasi Faktual, Kenius Kogoya Meminta Seluruh DPC Hanura Lakukan Komunikasi Yang Baik Kepada KPU
- Soal Pemilu di 3 Provinsi Baru Papua, Jokowi Disarankan Keluarkan Perppu
Baca Juga
“Pada era medsos yang didominasi oleh narasi kebencian, permusuhan, dan perpecahan, kita perlu mengimbanginya dengan narasi persaudaraan dan persatuan,” ujarnya.
Pesan itu disampaikan Dubes Najib ketika berbicara di hadapan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Eropa Raya dalam Focus Group Discussion (FGD) di KBRI Madrid, Sabtu lalu (2/7).
FGD juga diikuti Pimpinan Cabang Istimewa Muhammdiyah (PCIM) dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Madrid.
Ditambahkan Dubes Najib, bangsa Indonesia dapat belajar dari warisan Peradaban Islam di Spanyol yang pernah ditorehkan oleh penguasa Muslim yang memerintah hampir delapan abad di Andalusia, yang kini dikenal dengan negara Spanyol dan Portugal.
Islam yang Rahmatan Lilalamin ditandai sikap yang toleran dan moderat, juga mengapresiasi sain dan teknologi, dan seni, betul-betul pernah terwujud di sini sehingga membuat Bangsa Eropa berduyun-duyun belajar dari Umat Islam.
“Hasil belajar ini kemudian mencerahkan bangsa Eropa yang bermuara pada Revolusi Industri di Inggris dan Revolusi Sosial di Perancis, serta Revolusi Seni di Italia,” sambungnya.dilansir dari Kantor Berita RMOL.ID.
FGD tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan tiga pengurus KAHMI yang sedang menuntut program S3 di Republik Ceko dan Slovenia. Delegasi KAHMI dipimpin Ketua KAHMI Eropa Raya, Chairul Anam. Turut hadir pada acara tersebut sejumlah mahasiswa Indonesia di Madrid, serta staf KBRI.
FGD banyak membahas isu kebangsaan dan peran pemuda dalam menyongsong transformasi menuju Indonesia maju tahun 2045, terutama kontribusi yang bisa disumbang oleh kaum muda Indonesia yang menuntut ilmu di luar negeri.
Sebagai alumni HMI, Dubes Najib juga menekankan peran penting organisasi Islam untuk terus memupuk nasionalisme sebagai mana dilakukan oleh generasi terdahulu.
- PWNU DKI Besok Panggil Zainul Maarif: Kalau Berat Dianulir Jadi Pengurus
- Penyatuan Dualisme KNPI Kota Jayapura Cacat Administrasi Otniel Deda: Meninju Ulang Semua Tahapan
- Bawaslu Boven Digoel Temukan Dugaan Keterlibatan ASN Distrik Waropko Berpolitik