Kekalahan yang dialami Indonesia pada leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu malam (29/12), membuat langkah Tim Merah Putih untuk membawa pulang trofi juara makin berat.
- Bupati Kabupaten Merauke Ajak Warga Dukung PON XX Papua 2021
- Seleksi PFA di Boven Digoel, Kelly: Pembinaan Sepak Bola Harus Dimulai Sejak Dini
- Sukses Lobi SC Heerenveen, Nathan Kembali Perkuat Timnas U-23
Baca Juga
Kekalahan ini pun tercatat sebagai kekalahan terbesar Indonesia dari Thailand di Piala AFF. Menyamai rekor kekalahan 0-4 atas Filipina di Piala AFF 2014.
Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, paham betul timnya butuh keajaiban untuk bisa membalikkan keadaan pada leg kedua yang akan digelar Sabtu malam mendatang (1/1/2022).
“Saya menerima kekalahan ini. Saya tahu bahwa tidak mungkin untuk kembali dan mengalahkan Thailand di leg kedua, terutama jika kami bermain seperti di babak kedua malam ini,” ucap Shin usai laga. Dilansir Kantor Berita RMOL.
Meski begitu, pelatih asal Korea Selatan itu menolak menyerah begitu saja tanpa perlawanan. Ia akan mempersiapkan tim yang berbeda untuk tampil pada leg kedua nanti.
“Kami kalah, namun bola itu bulat. Kami tidak akan menyerah dan akan terus berjuang. Saya tidak akan terlalu fokus pada apa yang salah malam ini, tetapi lebih pada apa yang kami lakukan dengan baik untuk terus mendorong (semangat dan motivasi) para pemain,” tandasnya. 
- Tim Kayu Bakar Juarai Bupati Cup Basketball 2022 Putra
- Frederikus Gebze Ajak Seluruh Warga Papua Untuk Bersama-sama Sukseskan PON XX Papua 2021
- KONI Papua Selatan Gelar KONI Papua Selatan Gelar Rakerprov dan Musprov, Prioritaskan Putra Asli Papua Selatan
