Sekertaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan Atlit Papua dalam menghadapi Pekan Olaraga Nasional (PON XX Papua) yang akan di gelar Oktober mendatang, saat ini sudah siap bertanding 100% sebagai tuan rumah,.namun masih terdapat kendala-kendala yang dihadapi Atlit PON Papua dalam penyeswaian tes Venue yang ada.
- Abisai Rollo Resmi Daftar Diri Sebagai Bakal Calon Ketua IMI Provinsi Papua
- Polres Boven Digoel Laksanakan Kesamaptaan Semester I Tahun 2022 di Lapangan Pemda
- Tak Akan Panggil "Pemain Asing" dalam Laga Ujicoba, Shin Tae-Yong: Kali Ini Kami yang Mengalah
Baca Juga
Menurut KK, sarana dan prasarana kelengkapan venue-venue itu belum lengkap semua serta ada 3 venue yang belum dibangun seperti venue Rugbi belum jelas akan dipertandingkan dimana, panjat tebing serta venue selam, hingga saat ini belum jelas. Hal itu disampaikan Kenius Kogoya di ruang kerjanya bersama awak media. Selasa (8/6)
"Lanjut Kenius, Kemudian areal venue Hoky di kabupaten Jayapura, atlil kita mengalami kesulitan mau tes venue disana. Beberapa kali atlil masuk untuk latihan tapi masyarakat adat masih selalu palang."
"Setiap akses masuk harus membayar tiap harinya, kita hitung-hitung setiap bulannya bisa mencapai 15 juta yang harus KONI keluarkan. "Kenius berpikir. dari segi nilai kecil tapi sangat mengganggu pisikolingi atlit kita yang mau latihan disana mereka rasa tidak nyaman dan jenuh.
"Jadi, hal-hal ini yang perlu diselesaikan oleh pihak-pihak terkait agar segera di tuntaskan, masalah hak wilayat yang belum masyarakat adat dapat, jangan sampai mengganggu sampai pelaksanan PON ". Terang KK
"Kenius Kogoya berharap mudah-mudahan disisa waktu yang ada ini bisa dimaksimalkan untuk mengetahui kekurangan kita sebagai tuan rumah dalam perhelatan PON pada tanggal 2-15 Oktober mendatang."
kami juga meminta dukungan dari seluruh masyarakat Papua. Karena ini merupakan sejarah kebangkitan Olaraga di ufuk timur Indonesia dan tidak akan terulang kembali PON ini. terutama anak-anak kita yang akan berlaga di PON XX Papua yang akan mengharumkan nama Papua.Tutup KK Sapaan akrab Kenius Kogoya. 
- Turnamen Merah Putih CUP 2022 Resmi di Buka Ketua Umum KONI Papua
- Tinjau Kesiapan Sirkuit Mandalika, Kapolri Pastikan Prokes dan Pengamanan Berjalan Baik
- Hengkang Dua Legenda Mutiara Hitam, BDC Angkat Bicara