Sepanjang tahun 2021 Indonesia berkutat dengan dua kerja besar, yakni memutus rantai penyebaran Covid-19 dan menjaga ekonomi Indonesia tetap tumbuh positif.
- Dipukuli Orang Tak Dikenal, Haris Pertama Duga Sudah Diikuti Sejak dari Rumah
- Jelang Putusan MK Sengketa Pilkada Boven Digoel, Ratusan TNI-POLRI Diterjungkan Untuk Mengamankan
- Lahirnya Tiga RUU DOB di Papua, Ketua Sinode GKN: Membawa Manfaat Bagai Masa Depan Papua
Baca Juga
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pandemi sejauh ini sudah semakin melandai. Perekonomian Indonesia triwulan III 2021 tumbuh 3,51 persen (yoy).
"Semua karena kerja keras kita," kata Jokowi dalam cuitan akun Twitter pribadinya @Jokowi beberapa saat lalu, Jumat (31/12).
Menurut Kepala Negara, melandainya pandemi Covid-19 karena peran serta segenap bangsa Indonesia yang telah mematuhi protokol kesehatan dan menggencarkan vaksinasi.
"Dari target 208 juta, sampai 30 Desember 2021, kita telah menyuntikkan 273 juta dosis vaksin, 160 juta dosis vaksin pertama dan lebih 113 juta dosis vaksin lengkap," urainya. Dikutip Kantor Berita RMOL, Jumat(31/12)
Di sisi lain, Jokowi juga bersyukur pada tahun 2021 terhitung sejak 1 Desember, Indonesia memegang Presidensi G20, kelompok mewakili sekitar 60 persen penduduk dan 80 persen perekonomian dunia.
"Ini sebuah kehormatan sekaligus kesempatan bagi Indonesia berperan lebih besar bagi pemulihan perekonomian dan tata kelola dunia," demikian Jokowi.
- Berkas Pasangan Cagub dan Cawagub Elisa Kambu - Ahmad Nasrauw Dinyatakan Lengkap
- Firli Bahuri Beberkan Dugaan Penyebab Langkanya Minyak Goreng di Indonesia
- Tutup Rakerwil NasDem Papua, Suyoto Apresiasi Papua Berani Menyusun Target
