Bogor, 21 Februari 2025 – PT Bio Inti Agrindo (PT BIA) dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua resmi menandatangani Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2025 guna memperkuat upaya konservasi di Suaka Margasatwa (SM) Danau Bian.
- Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Bagikan 5000 Masker Untuk Masyarakat Merauke
- Sosialiasiakan Maklumat Kapolri, Kasat Polairud Polres Merauke Tiba di Distrik Ilwayab Kabupaten Merauke
- Satgas Yonif 611/Awang Long Bantu Proses Pemakaman Warga
Baca Juga



Penandatanganan ini berlangsung di Hotel Grand Savero, Bogor, dan dihadiri oleh perwakilan PT BIA, Bae Gyutae, serta Kepala BBKSDA Papua, A.G. Martana, S.Hut., M.H. Acara ini juga disaksikan oleh perwakilan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).
Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Ditjen KSDAE, Nunu Anugrah, S.Hut., M.H., menekankan pentingnya sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam upaya konservasi lingkungan. Menurutnya, eksplorasi tanah sagu yang dilakukan dalam kajian keanekaragaman hayati di SM Danau Bian memberikan tambahan informasi penting bagi Papua Selatan, yang sebelumnya masih minim data terkait.
Dalam kerja sama ini, telah dilakukan eksplorasi keanekaragaman hayati selama 13 hari, dari 26 Juni hingga 7 Juli 2024. Tim penelitian dibagi dalam empat kelompok, yakni tumbuhan, fauna perairan, fauna darat, serta sosial-ekonomi budaya. Hasil eksplorasi tersebut akan dipublikasikan dalam sebuah buku ilmiah dan menjadi dasar bagi strategi konservasi di kawasan tersebut.
RKT 2025 mencakup empat fokus utama, yaitu konservasi flora dan fauna, penguatan kelembagaan, pemberdayaan masyarakat sekitar SM Danau Bian, serta perlindungan kawasan. PT BIA berharap kerja sama ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat setempat.
- Babinsa Waropko Boven Digoel Besuk Warganya yang Sedang Sakit
- SAMBUT KEMERDEKAAN RI KE-79, TSE GROUP GELAR LOMBA PIDATO PELAJAR
- Dalam Rangka Hut Bhayangkara ke-76, Polda Papua Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut