Pacuan Kuda Tradisional Papua Selatan Meriahkan Salor Dua dan Angkat Prestasi Joki Lokal

Merauke – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Papua Selatan sukses menyelenggarakan Lomba Pacuan Kuda Tradisional Piala Ketua Umum Pordasi Pusat di Arena Pacuan Salor 2 pada Minggu, 9 November 2025. Even yang diikuti sekitar delapan puluh kuda pacu dan para joki cilik ini menjadi tontonan berkesan serta hiburan positif bagi masyarakat Papua Selatan.


Kegiatan ini menjadi catatan sejarah karena untuk pertama kalinya Kampung Salor Indah terpilih sebagai tuan rumah even resmi Pordasi di Provinsi Papua Selatan. Kepala Kampung Salor 2 Boeyadi bersama Karang Taruna dan warga setempat bekerja bersama menyiapkan arena dan memastikan acara berjalan lancar. Penonton yang memadati area sepanjang lintasan tampak puas menyaksikan aksi para joki cilik di even bergengsi tersebut.

Ketua Pengprov Pordasi Papua Selatan Tirta Yanuar Putra yang terpilih secara aklamasi untuk masa bakti 2023 sampai 2027 menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk memperebutkan Piala Ketua Umum Pordasi Pusat Aryo PS Djojohadikusumo. Ia menegaskan bahwa pacuan kuda merupakan olahraga yang dekat dengan masyarakat Papua Selatan dan perlu mendapatkan perhatian khusus.

“Olahraga berkuda ini sangat dekat dengan masyarakat dan memiliki potensi besar untuk berkembang. Kami berharap dukungan agar olahraga ini semakin maju di Papua Selatan,” ujar Tirta Yanuar Putra.

Sekretaris Umum Pengprov Pordasi Papua Selatan Drh Rafael Heri Nugroho menambahkan bahwa pacuan kuda bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan prestasi para peserta. Ia menekankan pentingnya sportivitas dan perawatan kesehatan kuda pacu agar potensi atlet dan hewan dapat dikembangkan secara optimal.

“Kegiatan ini menjadi hiburan positif masyarakat sekaligus membangun prestasi dan sportivitas peserta. Kami berharap seluruh joki dan pemilik kuda terus memperhatikan kesehatan hewannya,” ujar Rafael Heri Nugroho.

Pada kelas bergengsi Class A Senior Kuda Peranakan, juara berhasil diraih oleh putra asli Papua Selatan dari Kampung Domande. Kemenangan ini disambut antusias karena menjadi bukti bahwa bibit unggul joki dan kuda pacu dari Papua Selatan mampu bersaing pada level tinggi.

Ketua Umum Pordasi Pusat Aryo PS Djojohadikusumo saat dihubungi melalui telepon seluler turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Pordasi Papua Selatan yang mampu melaksanakan even ini dengan maksimal di tengah keterbatasan.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras panitia dan pengurus Pordasi Papua Selatan karena berhasil menjaga dan melestarikan pacuan kuda tradisional. Semoga olahraga ini mendapat perhatian pemerintah agar putra Papua Selatan dapat berkembang hingga ke tingkat nasional,” ungkap Aryo PS Djojohadikusumo.

Pordasi Papua Selatan juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah stable besar di luar daerah untuk membuka kesempatan pengembangan bibit unggul dari Merauke agar mampu bersaing pada even-even nasional di masa mendatang.

“Harapan besar kami adalah eksis di tingkat nasional karena potensi kita luar biasa,” tutup Tirta Yanuar Putra.