Menanggapi, pendapat Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano terkait menolak melaksanakan Pekan Olahraga Nasional (PON XX Papua), terkait kurangnya transparansi Anggaran PON untuk Klaster Sub PB PON Kota Jayapura, yang mana belum diterima hingga saat ini. hal ini mendapat respon dari Sekretaris KONI Provinsi Papua, Kenius Kogoya.
- Pemda Boven Digoel Gelar Lomba Lari Maraton dalam Rangka HUT RI ke-79
- Frederikus Gebze Ajak Seluruh Warga Papua Untuk Bersama-sama Sukseskan PON XX Papua 2021
- Jelang Hadapi Korsel, Timnas U-19 Indonesia Masih Sibuk Adaptasi Cuaca
Baca Juga
"Sekretaris KONI Papua, Kenius Kogoya berpendapat bahwa, menyangkut urusan negara setiap Kepala Daerah Wajib mendukung pelaksanaan PON di tanah Papua."
Hal-hal yang menyangkut dengan urusan negara atau iven-iven nasional itu menjadi kewajiban selaku Kepala Daerah untuk mendukung, apakah perkataan dia itu selaku pribadi atau atas nama walikota, kami anggap perlu di Klarifikasi. Kalo atas nama walikota dia wajib mengamankan karena ini adalah Iven Nasional, kebetulan tuan rumah PON di Papua. ucap kenius Kogoya saat ditemui Awak media RMOL PAPUA di kota Jayapura. Jumat (28/5)
"Lanjut Kenius Kogoya, menurutnya PON XX Papua itu sangat penting karena dampak dari PON. masyarakat bisa merasakan langsung dari segi pembangunan Ekonomi. infrastruktur serta semua spek multidimensi. sehingga harus disambut baik oleh setiap kepala daerah."
PON di Papua sangat mempunyai arti sangat penting. kenapa? kareena PON berbatasan langsung dengan negara- negara pasifik. Sehingga ketika PON itu berhasil maka pembangunan di wilayah Timur Indonesia secara khusus di papua itu berhasil. Ucap KK
"Kenius berpendapat bahwa kehadiran PON di Papua bukan hanya soal penyelenggaraan namun juga untuk mengangkat harkat dan martabat orang papua. "
Karena pembangun yang dilihat itu bukan pelaksanaan PON nya, tapi efek dari kehadiran PON itu, mengangkat seluruh ekonomi masyarakat, serta budaya Papua kepada dunia. Yang penting adalah orang Papua bisa dilaksanakan PON , agar dunia tahu bahwa kita bukan orang yang dianggap tidak mampu serta dilihat dengan sebelah mata jadi itu yang harus kita angkat.
"Saat ini bukan lagi waktunya kita bicara PON ditunda atau tidak mendukung, jadi siapa yang ada di Papua wajib hukumnya sukseskan PON. karena kehadiran PON di papua sesungguhnya adalah nuansa politik, itu harus dimengerti semua orang."
Sehingga Kenius berharap jangan lagi kemudian di Politisi sehingga hal yang menyangkut dengan anggaran dan sebagainya harus dibicarakan dengan baik-baik
"Jadi kami harapkan pak walikota biasa membackUp dan mendukung, kalau ada hal-hal yang sifatnya teknis menyangkut dengan soal keuangan itu dibicarakan dengan panitia PB PON dengan baik-baik yang mana sama" anak negeri."
Kenius berharap Sebagai kepala daerah marilah kita memberikan pencerahan yang baik kepada masyarakat. Yang mana kita hadir sebagai pemimpin dan apdi Negara. Sehingga kita dapat membezakan yang mana bagian kepentingan pribadi, kepentingan umum dan kepentingan negara. Jadi urusan tidak suka dengan orang itu urusan peribadi jangan dicampur adukkan dengan jabatan. Tutup KK
- Skor 3-0, Persipura Jayapura Kembali Mengalami Kekalahan Atas Barito Putera
- Hadapi Pemain-pemain Hebat Australia, Timnas Putri Indonesia Justru Lebih Termotivasi
- Turnamen Bola Yalimo Cup 1 Resmi Bergulir, Ketua KONI : Ajang Untuk Seleksi Atlit-atlit Menuju PON 2024