Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Martin Manurung menyatakan penolakan atas anggaran Rp 1,5 miliar pembelian 100 unit TV 43" untuk ruang kerja wakil rakyat.
- Wabup Lamek Maniagasi: Kenius Kogoya Layak Duduki Jabatan Wakil Gubernur Papua
- Siap Menangkan, Relawan Karel Murafer Terbentuk di 4 Kampung Mosun Raya
- Memiliki Track Record Tertinggi, Paguyuban Nusantara Respon Positif Paulus Waterpauw Maju Gubernur Papua
Baca Juga
Menurutnya, pengadaan barang tersebut tidak tepat, terutama di saat masa sulit sekarang ini.
Menurut Martin, setiap rupiah anggaran yang akan dipergunakan negara, seharusnya tepat sasaran dan berdampak baik bagi masyarakat dan menjaga perekonomian menghadapi tantangan ekonomi yang tidak mudah saat ini.
"Saat ini kondisi negara kita sedang kerja keras dalam perbaikan ekonomi, terutama tantangan pasca-pandemi, krisis energi dan potensi resesi dunia," imbuh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini.
Secara pribadi, Ketua DPP Partai Nasdem ini menilai, kebutuhan TV tidak bersifat mendesak untuk mendukung kerja-kerja DPR.
"Kalau untuk beli TV, anggota DPR seharusnya sangguplah. Seperti dikatakan oleh Presiden, agar anggaran negara itu harus ‘dieman-eman’, harus jelas apa manfaatnya," pungkas Martin.
DPR menganggarkan Rp 1,5 miliar untuk membeli televisi 43 inci yang bakal ditempatkan di ruang kerja anggota DPR. Anggaran itu untuk pembelian 100 unit TV.
Dilihat dari situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP, Selasa (4/10), ada paket dengan nama 'Pengadaan TV LED 43 Inch untuk Ruang Kerja Anggota'. Paket itu diberi nomor 36341964. 
- Terima Dukungan PKB dan PSI, Pasangan MARI Optimis Menang Pilkada Merauke
- Kekuatan Baru, HPP Resmi Deklarasikan Sebagai OKP Lokal Di Tanah Papua, Ini Perannya!
- KNPI Award 2024, Bukti Nyata Paulus Waterpauw Peduli Majukan Pemuda di Indonesia