Tak hanya melakukan transformasi energi sebagaimana sudah jadi agenda negara-negara di seluruh dunia, Indonesia harus merdeka di bidang energi.
- KPU Merauke Umumkan Peningkatan Daftar Pemilih Sementara, Tambahan 3.780 Pemilih Siap Mencoblos
- Ditinggalkan Gus Yahya, Peluang Cak Imin di Pilpres 2024 Mengecil?
- Gelar Konsuldasi, PDI Perjuangan Maybrat Siap Menangkan Elisa Kambu
Baca Juga
Demikian disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir, saat meberikan pemaparan di acara HUT Ke-2 JMSI, di Kendari, Selasa (08/02).
Erik menegaskan, Indonesia tak boleh hanya jadi konsomen energi hijau tapi juga harus jadi produsen Energi hijau.
"Kita maksimalkan potensi pembangkit listrik geo thermal, selain dari enaga angin dan tenaga matahari," ujarnya.
BUMN yang merupakan eepresentasi sepertiga ekonomi nasional, lanjut Erik, punya tanggung jawab besar untuk mewujudkan Indonesia 0 emisi di tahun 2060.
"KIta sudah perintahkan, PLN, Pertamina dan yang lainnya untuk menjadi ujung tombak program transformasi energi,"kata dia.
Namun demikian, Erik mengingatkan bahwa program transformasi menuju energi hijau tidak boleh menurunkan daya saing ekonomi Indonesia ditatanan global.
"Daya saing ekonomi negara harus terus ditingkatkan supaya lebih banyak investasi yang bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan," tandasnya. 
- Presidium KAHMI Romo Syafii Hingga Ahmad Doli Kurnia Layak Jadi Menteri Prabowo
- Pemuda Tual, Kewarganegaraan Sang Ayah Disoal, Calon Prajurit TNI Ini Dipecat Seminggu Sebelum Pelantikan
- Pasangan Kristosimus Yohanes Agawemu dan H. Sanusi Resmi Mendaftar di KPU Mappi untuk Pilkada 2024