MERAUKE – Sebanyak enam mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Musamus (Unmus) Merauke mengikuti program magang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke sebagai bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Batch III.
- Polresta Jayapura Kota Gelar Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
- Wujud Kepedulian Yonif Raider 755/Yalet Dalam Membantu Korban Bencana Kebakaran di Kabupaten Asmat
- Polsek Waropko Bagikan Masker dan Salurkan Bantuan Beras kepada Warga
Baca Juga




Program ini berlangsung sejak 4 Maret hingga 13 Juni 2025 dan melibatkan mahasiswa semester VI yang tersebar di lebih dari sepuluh instansi mitra Fakultas Hukum Unmus di Kota Merauke.
Dosen Pendamping Lapangan Program Magang, Burhanuddin Zein, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Abraham Benyamin Harjo, S.H., M.H., beserta jajaran yang telah menerima mahasiswa magang dengan baik. Ia menilai program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami sistem pemasyarakatan secara langsung, khususnya terkait pembinaan narapidana dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.
“Para mahasiswa ditempatkan di beberapa seksi yang berkaitan langsung dengan pembinaan narapidana, ketatausahaan, administrasi, serta pengelolaan data narapidana. Hal ini bertujuan agar mereka memperoleh pemahaman praktis mengenai lembaga pemasyarakatan dan proses rehabilitasi narapidana,” ujar Burhanuddin Zein.
Selain menjalani hukuman, lanjutnya, narapidana di Lapas Kelas IIB Merauke juga mendapatkan pembinaan mental, rohani, serta pelatihan keterampilan. Bahkan, mereka yang putus sekolah memiliki kesempatan untuk mengikuti Program Kejar Paket A, B, dan C melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Lebih lanjut, Burhanuddin Zein yang juga merupakan Tenaga Ahli DPR Provinsi Papua Selatan berharap program magang ini dapat memperkuat minat lulusan SMA/SMK di Papua Selatan untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Unmus.
“Kami ingin mencetak lulusan sarjana hukum yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis yang cukup. Dengan demikian, mereka mampu bersaing secara profesional di dunia kerja, baik di Papua Selatan maupun di luar daerah,” pungkasnya.
Dengan adanya program magang ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Hukum Unmus semakin siap menghadapi dunia kerja serta mampu berkontribusi dalam sistem hukum dan peradilan di Indonesia.
- HUT ke-78 Persit KCK, Kodim Boven Digoel Gandeng RSUD Gelar Baksos Donor Darah
- Babinsa Waropko Boven Digoel Besuk Warganya yang Sedang Sakit
- Polresta Jayapura Kota Gelar Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
