Jemaah haji Indonesia diimbau selalu membawa dan mengenakan alat pelindung diri saat melakukan ziarah ke sejumlah tempat di Kota Madinah.
- Keterbatasan Tenaga Medis di Pustu Merauke Menjadi Fokus Perhatian
- PT Bio Inti Agrindo Resmikan Klinik di Estate C dan Sukses Gelar Aksi Donor Darah
- Sebanyak 1.108 Anak Usia 6-11 Tahun Telah Divaksinasi di Kota Jayapura
Baca Juga
Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin meminta jemaah agar membawa air yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Selalu berkoordinasi dengan ketua kloter, ketua rombongan, dan regu masing-masing.
"Mengingat cuaca dan terik matahari, pastikan saat ziarah membawa alat pelindung diri seperti payung, topi agar tidak terpapar panas langsung matahari,” katanya seperti dikutip redaksi melalui keterangan resminya, Minggu (28/5).
Selama melakukan aktivitas ziarah dan meninggalkan hotel, Fauzin meminta jemaah memastikan kamar terkunci dengan baik dan titipkan kuncinya di resepsionis hotel.
"Bawa uang secukupnya, dan jangan memakai perhiasan mencolok. Belanja jangan berlebihan, karena akan jadi beban bawaan yang berat,” sambungnya.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga hari ini, Minggu, 28 Mei 2023 pukul 11.10 WIB, jemaah yang sudah terbang ke Tanah Suci berjumlah 27.952 orang atau 73 kelompok terbang (kloter), yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah 24.157 orang atau 63 kloter. Data tersebut khusus Jemaah, di luar petugas kloter. 
- Staf Ahli Bupati Boven Digoel Ajak Kolaborasi Lawan Malaria
- Ajak Sukseskan PON XX Dan Vaksinasi, Danrem 174 Merauke Bagikan Bingkisan Bantuan Presiden RI
- Suntikan Perdana Vaksin Covid-19 Provinsi Papua Diikuti 20 Peserta Relawan
