Jemaah haji Indonesia diimbau selalu membawa dan mengenakan alat pelindung diri saat melakukan ziarah ke sejumlah tempat di Kota Madinah.
- Pelaku Pembacokan Terhadap Anak Kecil Hingga Meninggal Dunia, Alami Sakit Dan Dilarikan Ke RS
- Kapolda Papua Bersama Forkopimda Kabupaten Boven Digoel Tinjau Gerai Vaksinasi Massal
- 97 Penumpang dari Luar Papua Terkonfirmasi Negatif Covid-19 Usai Dilakukan Swab Antigen
Baca Juga
Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin meminta jemaah agar membawa air yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Selalu berkoordinasi dengan ketua kloter, ketua rombongan, dan regu masing-masing.
"Mengingat cuaca dan terik matahari, pastikan saat ziarah membawa alat pelindung diri seperti payung, topi agar tidak terpapar panas langsung matahari,” katanya seperti dikutip redaksi melalui keterangan resminya, Minggu (28/5).
Selama melakukan aktivitas ziarah dan meninggalkan hotel, Fauzin meminta jemaah memastikan kamar terkunci dengan baik dan titipkan kuncinya di resepsionis hotel.
"Bawa uang secukupnya, dan jangan memakai perhiasan mencolok. Belanja jangan berlebihan, karena akan jadi beban bawaan yang berat,” sambungnya.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga hari ini, Minggu, 28 Mei 2023 pukul 11.10 WIB, jemaah yang sudah terbang ke Tanah Suci berjumlah 27.952 orang atau 73 kelompok terbang (kloter), yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah 24.157 orang atau 63 kloter. Data tersebut khusus Jemaah, di luar petugas kloter. 
- Kemenkes Sediakan Layanan Telemedisin untuk Warga Terkonfimasi Omicron, Begini Cara Aksesnya
- TNI Selamatkan Nyawa Dua Anak Papua, Steve Mara: Pemerintah Harus Beri Penghargaan
- Babinsa Ramil Mindiptana Boven Digoel Bantu Posyandu Rutin Kamka
