Bertempat di Distrik Kiwirok Kabupaten pegunungan BIntang telah terjadi kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dan KKB yang menewaskan 1 orang anggota KKB dan melukai 2 orang.
- Hadirnya Pemerhati RRI di Boven Digoel Diharapkan Selalu Memberi Masukan dan Saran
- Panen Raya Padi di Kampung Mur: Sebuah Harapan Baru untuk Masyarakat Mappi
- Sidang Sinode GGRI-P di Boven Digoel, Bupati Hengki: Pemerintah Akan Dukung Penuh
Baca Juga
Kronologis kejadiannya bermula pada hari senin (13/9) tim gabungan TNI-Polri melakukan penyisiran di Distrik Kiwirok Kabupaten pegunungan Bintang. Dan pada saat melakukan penyisiran, personel gabungan mendapatkan tembakan dari KKB Ngalum-Kupel yang dipimpin oleh Lamek Taplo.
Merasa diserang, Tim Gabungan TNI-Polri kemudian melakukan serangan balasan, hingga akhirnya terjadilah kontak tembak antara tim Gabungan TNI-Polri dan KKB.
Dari kontak tembak tersebut Gabungan TNI-Polri berhasil melumpuhkan satu orang anggota KKB hingga meninggal dunia, dan orang diantaranya mengalami luka tembak yang serius.
Setelah dilakukan visum diketahui bahwa anggota KKN yang meninggal dunia bernama Elly M Bidana yang selama ini mengklaim dirinya sebagai Komandan Operasi KKB Ngalum-Kupel yang dipimpin oleh Lamek Taplo.
Usai insiden kontak tembak terjadi, satu orang anggota KKB yang meninggal dunia itu dibawa oleh KKB tersebut, dan hingga saat ini KKB Ngalum-Kupel Pimpinan Lamek Taplo masih berada di sekitar Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang.
Dan sampai dengan saat ini tim Gabungan TNI-Polri yang berada di Distrik Kiwirok masih melakukan pengejaran dan terus melakukan siaga untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas oleh KKB.
Berdasarkan laporan Humas Polda Papua bahwa sampai dengan saat ini situasi Distrik Kiwirok masih dalam keadaan kondusif.
- Dengan Pesawat, Satgas Damai Cartenz Kirim Bantuan Bibit Babi ke Warga Yahukimo
- Kapolresta Warning, Akan Tindak Tegas Oknum Yang Membawa Senjata Tajam Saat Aksi Save LE, Agar Tidak Terulang
- Dukung Tiga Agenda Besar Wilayah Selatan Papua, Solidaritas Aktivis Pro demokrasi Lakukan Deklarasi