Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Isaias Yanggel Ndiken menyatakan dengan resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
- Bupati Hengki Buka Musrenbang RPJPD 2025-2045 Kabupaten Boven Digoel
- Kemajuan Kesehatan Menuju Indonesia Emas: Pj. Bupati Pimpin Peringatan HKN ke-59 di Mappi
- MRPS Dorong Pemda Merauke Bersinergi Untuk Sukseskan Program Pemerintah Pusat Dalam Mensejahterakan Rakyat
Baca Juga
"Saya Gabriel Ndiken, S.Sn budayawan Tanah Marind Kabupaten Merauke sementara menjabat sebagai kepala bidang kebudayaan pada dinas pariwisata dan kebudayan,
hari ini menyatakan mengundurkan diri dari jabatan kepala bidang kebudayaan, mengembalikan jabatan ini kepada Pemerintah Kabupaten Merauke," kata Isaias Ndike kepada beberapa wartawan pada selasa siang, (30/8/2022) di Kantor halaman BKD Merauke.
Surat pengunduran dirinya ia serahkan kepada Bupati Merauke dan Badan Kepegawaian Daerah Merauke.
Ada beberapa alasan mendasar budayawan Tanah Malind itu mengundurkan diri dari jababatanya, ia mengaku beberapa hari lalu membuat permohonan tiket untuk anak-anaknya melanjutkan pendidikan ke semarang, permohonan bantuan tiket itu tidak dikabulkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
"Hasilnya nol kosong, akhirnya seniman yang baik hati yang membantu saya, fasilitasi anak-anak saya membeli tiket merauke Jogja" jelas Isaias Ndiken
Isaias Ndiken melanjutkan, alasan lain ia mengundurkan diri sebab tidak diberia ruang untuk pengembangan nilai-nilai budaya lokal di Kabupaten Merauke.
"Berikut saya harus fokus urus kebudayaan dengan predikat saya sebagai budayawan, lalu pemikiran mendasar lainya bahwa saya sebagai reprentase Tanah Marind mewakili Malind Anim atau suku anim di dinas pariwisata itu adalah saya ini, tidak di hargai sama sekali," ujarnya.
Isaias menerangkan alasan lain ia mengundurkan diri karena harga dirinya sebagai budayawan dilecehkan oleh kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
"Bahkan niat baik saya diinjak oleh staf yang ada di dinas kebudayaan, sehingga kesimpulan saya tidak berarti kalau saya bertahan dengan jabatan bidang kebudayaan, harus saya tinggalkan" pungkasnya. 
- Kisah Sertijab: Transformasi Pendidikan di Merauke
- Pemprov Papua Mulai Lirik Pengembangan Potensi Energi Baru Terbarukan
- Pemda Boven Digoel Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Boven Digoel Tahun 2023