Peringati Hari PMI, SOMAP Gelar Mimbar Bebas di Abepura

SOMAP Gelar Mimbar Bebas di Abepura, Kamis 3 September 2026/Agung Darsono
SOMAP Gelar Mimbar Bebas di Abepura, Kamis 3 September 2026/Agung Darsono

Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) menggelar aksi mimbar bebas dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI) di Lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Kamis, 3 September 2026.


Aksi yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.58 WIT ini dipimpin oleh Yuluanus Kudiai, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi yang juga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih (Uncen) dan Feri Ahayom, mahasiswa  Uncen yang juga menjadi Wakil Korlap.

Aksi damai memperingati Hari PMI kali ini diikuti sekitar 35 orang peserta. Massa mengusung spanduk bertuliskan “Solidaritas Mahasiswa Papua SOMAP – PMI Harus Independen, Papua Darurat Kemanusiaan.”

Dalam orasi, mahasiswa mempertanyakan peran PMI dalam menangani kondisi kemanusiaan di Papua. Mereka menilai PMI belum maksimal memberikan bantuan kepada korban konflik.

“Kami menuntut agar lembaga kemanusiaan tidak membeda-bedakan masyarakat berdasarkan suku atau ras,” teriak peserta aksi seperti di kutip politikindonesia.id.

Selain itu, SOMAP juga menyoroti dampak pembabatan hutan dan menolak proyek strategis nasional (PSN) yang dinilai mengancam lingkungan.  Juga menuding aparat keamanan sebagai pelaku pelanggaran HAM

Pernyataan sikap dibacakan oleh Roniel Mirin, mantan Ketua BEM STT Se-Jayapura menuntut agar pemerintah pusat dan daerah bersama PMI serta Dinas Sosial menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat sipil terdampak konflik dan pengungsian tanpa diskriminasi.

SOMAP juga meminta pemerintah memfasilitasi pencarian warga yang hilang, meningkatkan pelayanan terhadap korban bencana, serta menjalankan prinsip kepalangmerahan internasional. Aksi berakhir pukul 11.58 WIT dengan situasi aman dan tertib, massa membubarkan diri secara teratur.[]