Boven Digoel, Papua Selatan - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boven Digoel menyoroti dua masalah utama dalam pemutakhiran data pemilih: banyaknya warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dan ketidaksesuaian data kependudukan dengan domisili aktual mereka. Temuan ini terungkap setelah tahapan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan baru-baru ini.
- TMMD Ke 125 di Kampung Kamosari: Fokus Pembangunan Jalan dan Sumur Bor
- GOR Hiad Sai Merauke di Palang Secara Adat Oleh Suku Non Marind, LMA Suku Marind Animha Protes Keras
- KPU Papua Selatan Ajak Komisioner KPUD PPS Lakukan Supervisi Coklit Pilkada 2024
Baca Juga
Johana Maria Ivon Anggawen, Komisioner KPUD Boven Digoel Divisi Hukum dan Pengawasan, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa sejumlah besar masyarakat, terutama di Distrik Jair, masih belum memiliki E-KTP. Menurut Ivon, E-KTP merupakan salah satu syarat penting untuk memastikan keabsahan identitas dalam daftar pemilih. Tanpa E-KTP, proses pendaftaran pemilih menjadi tidak akurat, yang dapat mempengaruhi hasil pemilihan mendatang.
Selain masalah E-KTP, Ivon juga menyoroti ketidaksesuaian data kependudukan yang ada. Banyak warga yang telah tinggal di suatu lokasi selama lebih dari enam bulan tetapi belum memperbarui data kependudukan mereka. Ketidaksesuaian ini tidak hanya menyulitkan proses pemutakhiran data pemilih, tetapi juga berpotensi menghambat hak pilih masyarakat yang seharusnya dapat berpartisipasi dalam pemilihan.
“Masalah ini harus segera ditangani. E-KTP adalah prasyarat penting untuk terdaftar sebagai pemilih. Selain itu, data kependudukan yang tidak akurat dapat menyebabkan masalah dalam pelaksanaan pemilihan dan mengurangi kepercayaan publik terhadap sistem pemilihan kita,” ungkap Ivon dalam acara coffee morning yang diadakan di Kantor Sekretariat KPUD Boven Digoel pada Jumat (9/8/24).
Ivon meminta pemerintah daerah untuk mengambil tindakan tegas dan segera memperbaiki masalah ini. Ia berharap pemerintah daerah dapat mempercepat proses penerbitan E-KTP bagi warga yang belum memilikinya dan memastikan bahwa semua data kependudukan diperbarui sesuai dengan tempat tinggal yang sebenarnya.
Dengan adanya perhatian dan tindakan yang cepat dari pihak terkait, diharapkan proses pemilihan akan berjalan lebih lancar dan hasilnya mencerminkan suara sebenarnya dari masyarakat Boven Digoel.
- Ciptakan Kondisi Nyaman, Polres Boven Digoel Amankan Jalannya Sholat Idul Adha 1445 H
- Polres Merauke Amankan Aksi Demo Yang di Lakukan Oleh Solidaritas Masyarakat Merauke
- Pelantikan Pengurus IKAMI SULSEL Cabang Merauke Periode 2024-2025 Mengusung Tema "SIPAKATAU"