Klub sepak bola Persipura selama ini telah menjadi kebanggaan warga Papua. Kini, terdegredasinya Persipura ke Liga 2 otomatis telah memukul dan menyedihkan.
- Separatis Papua Tewaskan 8 Pekerja Palapa Ring Timur, Nuning Kertopati Minta Segera Dilakukan Dialog
- PBB: Dalam 48 Jam Ada Lebih dari 50.000 Orang Ukraina Tinggalkan Negaranya
- Resmi Terima SK Kemenkumham, Partai Perkasa Siap Arungi Pemilu 2024
Baca Juga
Untuk mengangkat harkat dan martabat, Bupati Kabupaten Paniai, Meki Nawipa mengaku siap mengambil alih kepemilikan Persipura dengan sistem konsorsium.
“Terdegradasinya Persipura ke Liga 2 menjelang Paskah sesungguhnya merupakan pesan Tuhan buat orang Papua untuk kembali bangkit. Jika klub ini dijual, saya siap membantu serta bersedia mengambil alih,” kata Meki dikutip dari Salampapua, Senin (3/4).
Nantinya, ia akan merombak sisi manajemen, termasuk mengubah sistem kepelatihan, dan Persipura akan dibuat menjadi perusahaan terbuka.
Ia melanjutkan, pemegang saham utama Persipura juga akan bersifat konsorsium, termasuk pendanaannya yang tidak terbatas pada PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Bank Papua.
“Dalam artian, 70 persen saham saya yang pegang dan 30 persen saham dijual ke publik orang Papua. Kita akan listing di saham, menjual saham Persipura di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga seluruh orang Papua, termasuk anak-anak SD dan SMP sekalipun berpeluang untuk membeli saham Persipura," tegasnya.
Hal ini menurut Dia juga merupakan salah satu langkah dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan orang Papua. Dari Persipura untuk orang Papua.
“Jadi kita berbicara tentang harkat dan martabat orang Papua itu bukan hanya teori saja, tapi dengan cara begini, kita sudah ikut menyumbang untuk kebanggaan orang-orang Papua,” tutupnya. 
- Purnawirawan TNI-Polri Seperti Gatot Nurmantyo, Budi Gunawan, dan Firli Bahuri Pantas Maju di Pilpres 2024
- Anggaran Pemilu Capai Rp 84 Triliun, Achmad Baidowi: Bukan Jumlah yang Sedikit
- Halal Bihalal JMSI akan Bongkar Konstelasi Politik Terkini
