Pasca kejadian kericuhan yang terjadi di Wamena kab Jayawijaya yang menimbulkan korban jiwa, mendapat tanggapan dari berbagai tokoh agama.
- Antusiasme Tinggi dalam Lomba Lari 10 Kilometer PASI Kabupaten Mappi
- Kenius Kogoya Daftarkan Diri Maju Sebagai Calon Ketua KONI Papua Didukung 24 Cabor dan 15 Konida
- Polres Boven Digoel Gelar Silaturahmi Lintas Agama untuk Memperkuat Toleransi Menjelang Pilkada Serentak
Baca Juga
Pdt. Alexander Mauri, Sekretaris Umum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kab. Jayawijaya menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, sebagai tokoh agama dirinya meminta kepada masyarakat Kab. Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban di kota Wamena agar tetap aman dan damai.
"Saya menghimbau kepada masyarakat agar bersama sama menjaga stabilitas keamanan, menjaga kerukunan untuk kenyamanan bersama sehingga semua orang bisa bekerja kembali dan melayani satu sama lain"
Sebagai tokoh gereja dirinya menyesalkan dengan adanya kejadian kerusuhan yang mengakibatkan adanya korban jiwa.
"kedepan berharap masyarakat bisa menyaring informasi sehingga kejadian kerusuhan seperti ini tidak terulang lagi."tegas Pdt. Alexander Mauri.
Mari bersama-sama tidak merusak fasilitas umum dan membangun kota Wamena Kab. Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan agar kedepan lebih maju dan berkembang. Masyarakat harus sadar dan mengerti jika merusak kios, ruko dan pasar berarti akan banyak yang kehilangan pekerjaan, jika pasar di bakar maka banyak masyarakat yang tidak bekerja dan membuat masyarakat tidak bisa makan, jika seperti terus menerus itu kasihan generasi penerus masyarakat Papua.
Sebagai Orang Asli Papua kita semua harus bersyukur, sadar dan takut akan tuhan, juga menjaga aset pemerintah yang sudah membangun fasilitas umum, dalam ajaran alkitab tidak dibenarkan membuat kekacauan hingga merugikan orang lain "Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Tuhan".tegasnya.
- Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB di Boven Digoel Beri Pelayanan Kesehatan Gratis di Perbatasan
- Kenius Kogoya Bedah Perubahan Nasionalisme dan Kebudayaan OAP Dengan Adanya PON
- UMKM Kreatif di Balik Suksesnya Festival Sejuta Rawa ke-2