MERAUKE – Menghadapi tantangan krisis iklim global yang kian mendesak, TSE Group secara resmi mempertegas komitmennya dalam mewujudkan Net Zero Emission atau netralitas karbon.
- Komunitas TKSCI dan HNI Laksanakan Baksos di Kampung Mimi Distrik Jagebob
- Dalam Rangka Hut Bhayangkara ke-76, Polda Papua Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut
- Sambut Hari Bhayangkara ke 78, Kapolres Boven Digoel Gelar Baksos Religi, Bantu Penyelesaian Gereja
Baca Juga
Melalui serangkaian inovasi teknologi di sektor perkebunan kelapa sawit, perusahaan ini menargetkan keseimbangan emisi bersih yang berdampak nyata bagi kelestarian lingkungan di Indonesia. Salah satu langkah strategis yang menjadi pilar utama adalah pengelolaan limbah cair pabrik CPO (Crude Palm Oil).
Melalui teknologi biogas, gas metana yang biasanya terlepas ke atmosfer kini dikonversi menjadi energi listrik. Langkah ini tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga membuat pabrik mampu beroperasi secara mandiri. Implementasi teknologi ini direncanakan akan dikembangkan ke seluruh area operasional sebagai pengganti bahan bakar generator diesel, guna menekan emisi secara drastis mulai tahun 2025.
Selain inovasi pada pabrik, TSE Group juga telah memetakan rencana jangka panjang untuk menekan konsumsi bahan bakar fosil pada sektor transportasi. Perusahaan menargetkan transisi penuh pada armada operasionalnya, di mana pada tahun 2050, seluruh truk pengangkut dan kendaraan operasional akan beralih menggunakan tenaga listrik.
Penggunaan tenaga surya untuk penerangan operasional juga menjadi prioritas dalam transisi energi bersih ini sebagai langkah konkret di garda terdepan perlindungan lingkungan. Visi ini menekankan pentingnya konsep hidup berdampingan dengan alam melalui aksi nyata, bukan sekadar slogan.
Dalam perjalanannya menuju netralitas karbon, TSE Group aktif menjalin kolaborasi dengan pemerintah, mitra global, serta komunitas lokal. Upaya kolektif ini bertujuan untuk menciptakan hutan yang lestari dan melakukan pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
Langkah besar ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi masa depan lingkungan, khususnya di wilayah operasional perusahaan di tanah Papua, sekaligus menjadi standar baru bagi industri perkebunan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berdampak luas.
- Cinta Laura Kiehl dan Pertamina Foundation Wujudkan Impian Wirausaha Perempuan jadi Kenyataaan
- Memperingati Perayaan Natal, KKSU Lakukan Kegiatan Donor Darah
- Rayakan HUT Ke 35, Pemuda GPI Papua Merauke Gelar Ibadah Syukur
