Dalam sebuah video berdurasi 2 menit 51 detik memperlihatkan bagaimana keluarga pasien menyampaikan protesnya terhadap pelayanan di Rumah sakit Angkatan Laut Merauke, yang karena telah menolak salah satu pasien yang berakhir pada meninggalnya pasien tersebut saat hendak dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Merauke.
- Asisten Bidang Administrasi Umum Resmi Membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah Kabupaten Boven Digoel
- Cegah Penyebaran Covid-19, Dandim 1707/Merauke Himbau Masyarakat Patuhi 4M
- 97 Penumpang dari Luar Papua Terkonfirmasi Negatif Covid-19 Usai Dilakukan Swab Antigen
Baca Juga
Video tersebut diunggah oleh akun tiktok atas nama @kaka_tua pada hari jumat (25/2) yang dalam keterangannya dituliskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada tanggal (25/02/2022) di RSAL Merauke menolak pasien yang merupakan orang asli Papua Suku Marind, dan kemudian pasien tersebut meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah Merauke.
"Kejadian mlm ini 25-02-2022, RS Angkatan Laut Merauke tolak pasien Asli Papua, asli anak Marind dn meninggal dlm perjalanan Menuju RSUD." Tulis akun tiktok @kaka_tua.
Video tersebut kemudian menjadi viral di kalangan masyarakat yang merasa prihatin atas kejadian yang terjadi di video tersebut, dan langsung membagikan postingan tersebut di berbagai platform media sosial.
Salah satunya yang ditulis akun tiktok @Fayrus: RS telah melanggar UU Kesehatan Nomor 32 ayat 2 dilanjutkan 2 dilanjutkan UU Kesehatan Nomor 190 ayat 2, penjara paling lama 10 tahun denda paling banyak 1M.
Ditulis juga oleh akun Tiktok atas nama @Bozhan462: Seharusnya semua tenaga medis melihat profesinya sebagai keterpanggilan Tuhan, karena tidak semua orang dipilih Tuhan untuk menyembuhkan.
Selain menjadi viral di tiktok, video ini juga ramai dibagikan di berbagai platform media sosial lain seperti di facebook instagram, dan youtube yang juga menuai berbagai komentar di kalangan netizen.
- Walikota Jayapura, Meresmikan Kick Off Perdana Vaksin Covid-19 Tingkat Kota Jayapura
- Launching Vaksinasi Perdana di Kabupaten Boven Digoel
- GELAR LOMBA SIMULASI GEMPA BUMI DAN RJP, TSE GROUP DAN KORINDO PAPUA PERINGATI BULAN K3 NASIONAL 2024