Boven Digoel, Papua Selatan– Wakil Bupati Boven Digoel, Drs. Marlinus, mewakili Bupati Boven Digoel, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Boven Digoel, Rabu (10/6/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kualitas, profesionalisme, dan integritas para petugas yang akan bertugas di lapangan.
- Cerita Sukses Petani Ikan - Transformasi Ekonomi Melalui Bantuan Perikanan
- Dari Apel hingga Deklarasi Netralitas ASN: Langkah Mappi Menuju Pemilu 2024
- Anggota Bawaslu Boven Digoel Berikan Bimtek kepada Anggota PPD
Baca Juga

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut diikuti oleh calon petugas sensus yang dipersiapkan untuk melaksanakan pendataan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Boven Digoel.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, disebutkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum strategis untuk memotret kondisi perekonomian nasional maupun daerah secara menyeluruh. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan investasi, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dari setiap usaha dan kegiatan ekonomi yang didata akan lahir informasi yang menjadi dasar penyusunan kebijakan dan pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, kualitas dan integritas para petugas sensus menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Marlinus saat membacakan sambutan Bupati.
Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BPS, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghasilkan data ekonomi yang akurat dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.
“Data yang berkualitas akan memperkuat perencanaan pembangunan serta mendorong kemajuan Boven Digoel yang lebih inklusif dan berdaya saing,” katanya.
Marlinus juga menekankan bahwa pelatihan yang telah dilaksanakan bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para calon petugas sensus agar mampu menjalankan tugas secara profesional, teliti, dan berintegritas tinggi. Selain memahami metodologi sensus dan teknik pengumpulan data, para peserta juga dibekali etika berinteraksi dengan responden serta pembentukan karakter yang tangguh dan disiplin.
Ia berharap seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat menjadi ujung tombak penyediaan data ekonomi yang akurat dan dapat dipercaya. Data tersebut nantinya akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah, memperkuat ekonomi masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga Boven Digoel.
“Pemerintah daerah berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat kolaborasi antara pemerintah, Badan Pusat Statistik, dan masyarakat dalam mewujudkan Boven Digoel yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh petugas sensus untuk menjaga semangat pengabdian dan profesionalisme yang telah ditanamkan selama pelatihan. Ia juga mengajak para peserta membuktikan bahwa putra-putri Boven Digoel mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Wakil Bupati Drs. Marlinus secara resmi menutup kegiatan |Pelatihan Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Boven Digoel.
“Dengan semangat kebersamaan, mari kita wujudkan Sensus Ekonomi 2026 yang sukses demi Indonesia yang lebih maju dan Boven Digoel yang semakin sejahtera,” tutupnya.
- Gelar Konferensi 1 di Biak, APS Bahas Percepatan Pembangunan Papua
- Peserta Seleksi PPD Boven Digoel Diminta Legowo Menerima Hasil
- Konferensi Ke-2 GIDI Wilayah Pantura, Siapapun Terpilih Bisa Melanjutkan Pelayanan Tuhan Lebih Baik