Hasil audiens bersama DPRD Merauke terkait kenaikan harga BBM yang tidak diindahkan, Aliansi Mahasiswa Merauke mengaku kecewa.
- Kadernya Ditangkap, Partai Ummat Minta Densus 88 Antiteror Dievaluasi
- Masyarakat Diminta Ikut Peran Serta Mengawal Pilkada Boven Digoel
- SAH! Golkar Usung Paulus Waterpauw Maju Gubernur Papua
Baca Juga
Diungkapkan Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa Merauke, Brampi Betaubun bahwa hasil pertemuan rapat bersama anggota DPR tersebut tidak membuahkan hasil, karena point tuntutan tidak disanggupi oleh anggota DPR Merauke.
"Tidak ada hasilnya sama sekali kosong, sehingga itupun kepercayaan kami bahwa DPR Kabuapten Merauke tidak memiliki power sama" ujar Brampi Betaubun saat ditemui Kantor Berita Rmol Papua, di tugu Libra, senin siang (12/9/2022) sesuasi turun aksi.
Dikatakan oleh Brampi, Aliansi Mahasiswa akan kembali turun aksi sampai tuntutan mereka disepakati oleh Anggota DPRD Merauke.
"Kedepan kami akan demo lagi, kami usahakan akan demo lagi, agar dewan perwakilan rakyat sadar bahwa mereka adalah reprentasi dari rakyat", tegas Brampi.
Senada dengan diucapkan Korlap, Juru Bicara Aliansi Mahasiswa, Kartang, mengatakan ia bersama teman-teman seperjuanganya akan terus mengawal kenaikan harga BBM.
"Kedepan kita akan terus mengawal isu, dan mempertanyakan solusi-solusi dari DPRD Kabupaten Merauke, kami terus mempertanyakan itu" ujar Kartang.
"Jika tidak ada tanggapan dengan baik maka yakin dan percaya kita akan turun dengan masa lebih banyak lagi", ujar Jubir aksi. 
- Bawaslu Provinsi Papua Selatan Gandeng Media Massa Dalam Mengawal Pilkada 2024
- Serbuan Berita Hoax Kembali Membabibuta Kepada Gubernur Papua
- Ketua KPU: Untuk Pemilu Serentak 2024, Opsi Kami Masih Februari