Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhamadiyah (Kokam) Wilayah Merauke melakukan kegiatan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) untuk pertama kalinya yang dilangsungkan di SMP Muhamdiyah Merauke. Jumat (15/10)
- Tiga Sekolah Kedinasan Laksanakan Seleksi Kompetensi Dasar di BKPSDM Papua Selatan
- TSE GROUP TANAMKAN SIKAP TOLERANSI SEJAK DINI KEPADA SISWA-SISWI DI SDN KIGORUN
- 16 Wartawan Provinsi Papua Selatan Ikuti Uji Kompetensi Wartawan
Baca Juga
Kokam merupakan organisasi yang didirikan di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 1965 yang di bentuk oleh Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau yang sekarang dikenal dengan nama Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Demikian disampaikan Ustad Iwan Nauli selaku Komandan Kokam wilayah Merauke saat diwawancarai oleh Reporter Rmol papua melalui sambungan telepon seluler.
Menurutnya dalam pelatihan Diklatsar terdapat sebanyak 40 orang orang prajurit yang mengikuti pelatihan fisik maupun pemberian materi yang dilangsungkan selama hal hari, hal tersebut merupakan syarat untuk seseorang dapat menjadi prajurit Kokam, ungkapnya.

Lanjut Iwan Nauli mengungkapkan bahwa terdapat 4 hal yang menjadi rujukan terbentuknya Kokam Wilayah Merauke, antara lain yang pertama, kokam dibentuk sebagai benteng Umat Islam, yang kedua untuk menjaga aset-aset Muhamadiyah yang berada di Merauke, yang ketiga untuk mendampingi semua ulama yang sedang berdakwah di Merauke, dan yang empat adalah untuk menjaga NKRI dari rongrongan ideology yang menyimpang dari pancasila dan UUD NRI 1945.
Selain keempat rujukan diatas Kokam Kabupaten Merauke juga telah menyiapkan program – program misi sosial dan kemanusiaan yang telah dituangkan dalam program kerja. 
- Ali Syahbana Secara Resmi Dilantik Sebagai Ketua STIE Yapis Merauke
- Lantamal XI Berangkatkan 17 Casis Prajurit TNI AL
- Dorong Semangat Belajar Anak Didaerah Perbatasan, Satgas Yonif 111/KB Bagikan Buku dan Alat Tulis