Pengerjaan cat marka jalan di sepanjang Brawijaya Merauke terlihat sekerawut, sehingga dinilai masyarakat bukannya memperidah namun justru merusak keidahan kota. Senin (9/1)
- Tersapu Arus Sungai Digoel, Paman dan Keponakan dalam Pencarian.
- Pemda Kabupaten Asmat Gerak Cepat Adakan Rapat Penanganan Kebakaran Pasar Dolog
- Hilang Kendali, Pasutri Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Pelabuhan Jayapura
Baca Juga




Berdasarkan pantauan RMOL Papua selain cetnya yang blepotan, garis tengah jalan juga terlihat tidak sejajar dan nampak bengkok-bengkok.
Kepada Dinas Perhubungan Merauke, Drs. Muhammad Ramli,M.Pd ketika di konfirmasi mejelaskan bahwa jalan itu bukan kerjakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten.
Lanjut oleh Ramli dijelaskan bahwa jalan Brawijaya itu merupakan jalan Nasional, sehingga bukan bagian dari Pemda Kabupaten Merauke untuk mengerjakannya.
“Coba koordinasi dengan Balai Jalan, karena bukan kami yang kerja itu.” Pungkasnya.
- Pemda Kabupaten Asmat Gerak Cepat Adakan Rapat Penanganan Kebakaran Pasar Dolog
- Kebakaran Menimpa Asrama Kompi Senapan A Yonif 755 Yalet, 6 Rumah Ludes Terbakar
- Satgas Pamtas S RI-PNG Y 111/KB Berhasil Selamatkan Warga dari Arus Banjir di Perbatasan Papua Selatan"
