Pengerjaan cat marka jalan di sepanjang Brawijaya Merauke terlihat sekerawut, sehingga dinilai masyarakat bukannya memperidah namun justru merusak keidahan kota. Senin (9/1)
- Motif Perselingkuhan, Pelaku Pembunuh Luki Laratmase Ditangkap Polisi, Ini Kronologisnya
- 6 Prajurit TNI Selamatkan Guru dan Warga Saat Kerusuhan di Elelim
- Sangat Meresahkan, Aroma Busuk Dari Kandang Ayam di Semangga Dua Merauke Tercium Hingga Radius 1,8 Km
Baca Juga




Berdasarkan pantauan RMOL Papua selain cetnya yang blepotan, garis tengah jalan juga terlihat tidak sejajar dan nampak bengkok-bengkok.
Kepada Dinas Perhubungan Merauke, Drs. Muhammad Ramli,M.Pd ketika di konfirmasi mejelaskan bahwa jalan itu bukan kerjakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten.
Lanjut oleh Ramli dijelaskan bahwa jalan Brawijaya itu merupakan jalan Nasional, sehingga bukan bagian dari Pemda Kabupaten Merauke untuk mengerjakannya.
“Coba koordinasi dengan Balai Jalan, karena bukan kami yang kerja itu.” Pungkasnya.
- Marak Kasus Pembacokan di Merauke Budayawan Suku Malind Angkat Bicara
- Bersama Warga Masyarakat Polres Boven Digoel Musnahkan Barang Bukti Miras
- Pusat Perbelanjaan Saga Mall Abepura Sempat Terhenti Akibat Padamnya Listrik
