Badan Pendapatan Daerah menggelar kegiatan launching elektronifikasi transaksi pembayaran pajak dan retribusi daerah.
- PETANI KAMPUNG NAGA PERKUAT KEMANDIRIAN PANGAN DENGAN HORTIKULTURA MODERN
- PT. MSG dan PT. Zoomlion Indonesia Heavy Industry Tandatangani MoU Penyediaan 200 Unit Alat Berat untuk Proyek Strategis Nasional di Papua Selatan
- Nilai Tukar Rupiah Melemah Bikin APBN Mendatang Babak Belur
Baca Juga
Kegiatan launching elektronifikasi transaksi pembyaran pajak dan retribusi daerah kali ini juga digelar bersamaan dengan kegiatan festival kopi dan kuliner yang diselenggarakan di halaman kantor Bapeda Merauke. (19/11/2022)
Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke, Ruslan Ramli mengatakan bahwa dirinya berharap kedepan transaksi pemerintah daerah baik pendapatan maupun pajak sudah tidak lagi menggunakan uang tunai.


Sehingga dirinya menargetkan pada tahun 2025 target transkasi pemerintah daerah sebanyak 75% tidak lagi menggunakan tunai.
Sehingga akan lebih efisien, mudah, dan akuntable serta dapat dipertanggung jawabkan, serta meminimalisir berbagai resiko yang lain yang terjadi bisa saja terjadi jika menggunakan pemnayaran tunai.
"Harapan kita kedepan di Kabupaten Merauke, mulai dari usaha kecil yang paling mikro sampai usaha besar, mari kita hindari transaksi tunai. Apalagi dengan adanya wabah pandemi yang terjadi selaa 2 tahun terakhir, tentu dengan adanya tranksanksi non tunai ini dapat meminimalisir penyebarannya, itu hanya alah satu manfaat." Ujarnya.
Sementara dikesempatan yang sama, Kepala Badan Pendapatan Dearah Kabupaten Merauke, Dra. Majinur, M. Si mengatakan melalui aplikasi yang telah diperbarui dan telah melakukan kerja sama MoU, sudah bisa melakukan transaksi di perbankan baik pajak dan retibusi daerah.
"Tentu ini arahnya tata kelola keuangan, kedepan orang tidak perlu bawa dompet lagi, bawa dompet tapi isinya HP", ujar Dra. Majinur, M. Si. 
- BI Jangan Naikkan Suku Bunga, Daya Beli Masyarakat Masih Lemah
- Pendapatan dan Belanja Yang Dikelola KPPN Sorong Sampai 31 Januari 2024 Sebesar Rp. 96,60 Millyar
- Gabungan 3 Kota di Papua, Terjadi Inflasi Pada Mei 2022 Sebesar 0,69 %