Merauke - Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 80 Tahun, Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke lewat Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar Gerakan Pangan Murah selama dua hari mulai dari 6-7 Agustus 2025 bertempat di Kios Pangan.
- Pagelaran Karnaval Ramaikan Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Merauke
- Anjangsana Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke Dalam Rangka Peringatan HUT RI Ke 80
- HUT Kemerdekaan RI ke 79, Pj Gubernur Minta Masyarakat Bekerjasama Bangun Papua Selatan
Baca Juga
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Martha Bayu W. Wijaya menjelaskan bahwa gerakan pangan murah ini dilakukan karena melihat situasi dimana inflasi Kabupaten Merauke mencapai angka 5,45 tertinggi seluruh Indonesia.
Sehingga gerakan pangan murah yang dilakukan bertepatan dengan Hut Kemerdekan RI ini untuk membantu menekan inflasi dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.
"Kita bisa lihat disini ada kelompok maju makmur dimana kelompok ini membantu menyiapkan dari sisi ketersediaan aneka holtikultura," jelas Martha.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa akibat dari inflasi yang terjadi harga bahan baku cabai dipasaran menyentuh harga 140.000 rupiah perkilo, bawang merah 65.000 rupiah perkilo dan tomat 40.000 rupiah perkilo sehingga lewat gerakan pangan murah ini pemerintah daerah memberikan subsidi harga.
"Memang tidak semuanya bisa kami berikan subsidi, hanya beberapa komuditas penting bagi setiap keluarga-keluarga yang biasa digunakan," ungkapnya.
Dikesempatan yang sama, Hadi selaku ketua Kelompok Tani Hortikultura Maju Makmur Kampung Marga Mulya mengatakan bahwa penyebab dari harga komuditi mengalami kenaikan pesat karena Merauke sendiri mengalami iklim kemarau basah yang mana mengakibatkan curah hujan cukup tinggi. Hal inilah yang menyebabkan banyak tanaman yang akhirnya mengalami kerusakan.
"Paling terasa di pembeli. Pembeli tetap banyak tapi yang biasanya membeli 1kg, skrg ya hanya 1/2kg saja," pungkas Hadi. 
- Kantor KSOP Merauke Berikan Tali Asih Bagi Masyarakat Sekitar Pelabuhan
- Lakukan Pelestarian Lingkungan dan Pengembangan Masyarakat, PT BIA Gelar Konsultasi Publik BIAN Project
- Anggota MRPS Katerina Yaas Soroti Pelayanan Susi Air di Papua Selatan