Kehendak Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, untuk ikut maju dalam kontestasi Pilpres 2024 dinilai telah memuncak lantaran disebut-sebut bakal gunakan PPP sebagai kendaraan politiknya.
- Bawa Bukti Baru dari BPK Papua, KPK Diminta Beri Atensi Khusus Usut Dugaan Korupsi di Kabupaten Supiori
- Dewan Kehormatan: Anggota dan Pengurus PWI Harus Nonaktif dari Tugas Wartawan jika Menjadi Calon Legislatif
- Pelajaran Omnibus Law untuk Legislasi RUU IKN
Baca Juga
Salah satu yang menilai demikian adalah Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara. Pasalnya, ia melihat beberapa tokoh yang pernah bersanding dengan Sandi Uno telah dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) oleh sejumlah partai politik (parpol) peserta Pemilu Serentak 2024.
"Yang sudah dideklarasi sebagai Capres 2024 itu semua mantan pasangan Sandiaga Uno, baik di Pilkada Anies Baswedan, maupun di Pilpres (Prabowo). Ini menjadi kepercayaan diri yang kuat bagi Sandiaga bisa menjadi salah satu tokoh di 2024," ujar Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/1).
Pada kontestasi Pilkada 2017 silam, Igor melihat Sandi Uno awalnya diusung oleh Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai calon gubernur (cagub) DKI Jakarta. Namun pada akhirnya, di menit-menit akhir diusung menjadi calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan.
Dari salah satu contoh pengalaman tersebut, Igor memandang Sandi punya peluang untuk ikut kontestasi di Pilpres 2024. Terlebih melihat sikap politik Sandi saat ini yang disebut-sebut bakal nyapres melalui parpol lain.
"Sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari Partai Gerindra, kinerjanya bisa dikontrol. Tetapi sebagai figur yang akan maju di Pilpres 2024 itu sesuatu yang tidak bisa dikontrol (Prabowo)," demikian Igor.
- MRP Serahkan Hasil Keterangan Keaslian Orang Papua ke KPU Papua Selatan
- Jokowi Sedang All Out Kalahkan Banteng di Jateng
- Dipukuli Orang Tak Dikenal, Haris Pertama Duga Sudah Diikuti Sejak dari Rumah