Perjuangan di Tatami Berbuah Prestasi, INKAI Papua Selatan Bersinar di Jayapura

Jayapura — Kontingen Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Papua Selatan menunjukkan daya saingnya pada Kejuaraan Daerah Karate Piala Gubernur Papua 2026 yang berlangsung di Jayapura, Papua, 11–14 September 2026. Dari 10 kontingen yang ambil bagian, INKAI Papua Selatan berhasil menempati peringkat kelima dengan raihan empat medali emas dan dua medali perak.


Empat medali emas masing-masing diraih Abraham Naufal Aghasa pada Festival SMP Kumite -55 Kg, Arjen Yehiro Paais pada Senior Kumite -60 Kg, Muhammad Rifail Arzad pada Senior Kumite -67 Kg, dan Teguh Arman pada Festival Senior Kumite +65 Kg. Sementara dua medali perak disumbangkan Muhammad Tsaqib Mahlerang, yang menempati posisi kedua pada nomor Usia Dini Kumite +30 Kg dan Festival Usia SD Kumite -45 Kg. Adapun Sarci Cinta Mentari Ngarbingan turun pada nomor Kata Perorangan.

Dalam klasemen akhir, INKAI Papua berada di posisi pertama, disusul FORKI Kota Jayapura di peringkat kedua, KKI Papua di posisi ketiga, dan FORKI Kabupaten Jayapura di posisi keempat. INKAI Papua Selatan berada di peringkat kelima, kemudian Wadokai Papua, FORKI Sarmi dan Inkado Papua, FORKI Kabupaten Supiori, serta Kodam XVIII/Kasuari.

Pelatih Kontingen INKAI Papua Selatan, Senpai Adi, mengapresiasi perjuangan para atlet selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, capaian yang diraih menjadi hasil positif sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Kami bersyukur atas hasil yang diraih para atlet. Mereka sudah berjuang maksimal dan menunjukkan semangat serta disiplin selama pertandingan. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas latihan,” ujar Senpai Adi.

Menurutnya, pengalaman bertanding di luar daerah memberikan kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan teknik, strategi, dan mental dalam menghadapi lawan dari berbagai kontingen. Evaluasi terhadap hasil pertandingan selanjutnya akan menjadi bagian dari program pembinaan atlet INKAI Papua Selatan.

Di balik capaian tersebut, keikutsertaan kontingen INKAI Papua Selatan dalam kejuaraan ini masih mengandalkan pembiayaan mandiri dari masing-masing atlet. Kebutuhan transportasi, akomodasi, konsumsi, dan perlengkapan pertandingan menjadi beban yang harus dipenuhi secara mandiri oleh atlet dan keluarga.

Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian dalam pengembangan pembinaan olahraga karate di Papua Selatan. Pengprov INKAI Papua Selatan berharap ke depan terdapat dukungan pembiayaan atau sponsorship dari pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi Papua Selatan maupun pemerintah kabupatennya di /kota, untuk membantu atlet mengikuti kejuaraan di tingkat regional hingga nasional.

Dukungan pembiayaan dinilai dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi atlet untuk fokus pada persiapan dan pertandingan. Dengan potensi yang telah ditunjukkan di Jayapura, INKAI Papua Selatan berharap pembinaan yang berkelanjutan dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi sekaligus mengangkat nama Papua Selatan di tingkat yang lebih tinggi.