DUA GIAT TARUNG BEBAS INDONESIA PAPUA SELATAN HARUMKAN NAMA DAERAH DI AJANG FORNAS VIII NTB

Lombok Tengah, 27 Juli 2025 — Dua pegiat dari Tarung Bebas Indonesia Provinsi Papua Selatan berhasil mengharumkan nama daerah dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) ke-8 yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat pada tanggal 26 Juli hingga 1 Agustus 2025.


Bertanding di GOR Tastrura Praya, Lombok Tengah, pada 26–27 Juli 2025, dua atlet Papua Selatan yakni Petrus Rumatora yang turun di kelas Under 74, dan Salmon Yames di kelas Under 53, tampil gemilang dan berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Papua Selatan. Petrus berhasil meraih medali perak, sementara Salmon mempersembahkan medali perunggu.

Keikutsertaan Papua Selatan dalam cabor Tarung Bebas ini menjadi bukti nyata bahwa potensi atletik dari Bumi Anim Ha layak diperhitungkan di kancah nasional.

Menurut Niko Betaubun, selaku Manajer Tim sekaligus Sekretaris Umum Kick Boxing Indonesia Papua Selatan, FORNAS merupakan ajang strategis untuk meningkatkan jam terbang atlet-atlet muda.

“Ajang ini sangat bergengsi dan wajib diikuti. Selain menjadi tolok ukur kemampuan, juga sebagai persiapan menghadapi Pra-PON nanti. Atlet Papua Selatan harus punya pengalaman bertanding yang cukup agar siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar Niko.

Sementara itu, Jois Dumatubun, Ketua Umum Tarung Bebas Indonesia Provinsi Papua Selatan sekaligus pengurus KONI Papua Selatan bidang Pembinaan Prestasi, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini.

“Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus dan para leluhur Tanah Papua Selatan. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Papua Selatan, khususnya kepada Bapak Gubernur, Ketua KORMIDA, serta Ketua Umum KONI Papua Selatan yang selalu mendukung dan mengizinkan setiap proses pembinaan kami,” ungkap Jois.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet lokal sebagai investasi jangka panjang.

“Papua Selatan memiliki sumber daya manusia yang kuat secara alami. Tugas kita adalah memaksimalkan potensi ini, minimal untuk masa depan adik-adik kita, baik di dunia olahraga maupun dunia kerja nantinya,” tutupnya.

Keikutsertaan Tarung Bebas Indonesia Papua Selatan di FORNAS VIII ini bukan hanya membawa pulang medali, tetapi juga semangat baru untuk pembinaan olahraga prestasi di tanah Papua Selatan.