Sekitar 2 bulan jaringan internet di Merauke putus, putusnya jaringan internet ini menimbulkan beberagam pertanyaan. Salah satunya, ada tempat jaringan internetnya stabil dan ada tempat yang jaringan internet tidak lancar, atau bisa dikatakan putusnya jaringan internet ini tidak merata.
- Diundang Menteri BUMN ke Jakarta, Santri Pembuat Miniatur Garuda Disuntik Bantuan
- Pengamat Teknologi: Dokumen Elektronik, Selain Aman dan Efisien Juga Sah di Mata Hukum
- Berikan Kontribusi Kepada Pemda Merauke, BNI Luncurkan Program E-parkir
Baca Juga
PLT Kepala Dinas Kominfo Merauke Thomas Kimko, memberikan penjelasan terkait hal ini, dikatakan bahwa untuk wilayah kota Merauke jaringan 4G menggunakan Fiber optik bawah laut.
Sedangkan untuk wilayah kampung-kampung yang sinyal internetnya lebih stabil dibanding di kota, jaringan internet di kampung menggunakan vsat tidak menggunakan kabel optik.
"Dikampung-kampung lokal itu bantuan kementrian langsung daerah blank spot, dan sistem kelistrikan dan jaringan menggunakan tembak langsung satelit itu menghasilkan 4G dan juga telekomunikasi sistem kelistrikan menggunakan solarsel" ujar Thomas Kimko, Jumat siang. (27/5)
Totalnya ada 117 titik, yang tersebar di kampung-kampung Merauke yang menggunakan jaringan vsat.
"Sementara ini kami masih menyelesaikan bantuan semenjak 2021, 75 titik itu karena ada terkendala teknis dilapangn, jadi proses pendistribusian semua terkendala" pungkasnya 
- Berikan Kontribusi Kepada Pemda Merauke, BNI Luncurkan Program E-parkir
- Diundang Menteri BUMN ke Jakarta, Santri Pembuat Miniatur Garuda Disuntik Bantuan
- Konten Kreator Terancam Gigit Jari, Google Nonaktifkan Akun AdSense di Rusia