Gubernur ABN Nasdem "IGK Manila" Apresiasi Sekolah Restorasi

Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem, Mayor Jenderal TNI (Purn) IGK Manila  saat membawakan materi di Sekolah Restorasi
Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem, Mayor Jenderal TNI (Purn) IGK Manila saat membawakan materi di Sekolah Restorasi

Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem, Mayor Jenderal TNI (Purn) IGK Manila mengunjungi Rumah Aspirasi Sulaeman L. Hamzah yang terletak di jalan TMP Polder, Merauke. (24/7/2022)


Dalam kunjungan itu "Opa Manila" sapaan akrab IGK Manila berkunjungan dalam agenda  membawa materi di Sekolah Restorasi, Sekolah binaan Partai Nasdem Merauke.

Opa Manila, pada kesempatan ini membawakan materi Leadership (Kepemimpinan), yang diikuti 98 murid dari wilayah Papua Selatan.

"Merupakan kehormatan buat saya dan kebanggan buat saya bisa hadir sore hari ini di Sekolah Restorasi, Sekolah ini di gagas oleh Bapak Sulaeman L. Hamzah Anggota DPR RI Frakssi Partai Nasdem Komisi IV," ujar Opa Manila

"luar biasa, saya belum pernah mendengar dari DPD dan DPC lain sekolah semacam ini , sangat bermanfaat," tambahnya

Mayor Jenderal TNI (Purn) IGK Manila berharap kepada seluruh siswa yang mengikuti Sekolah Restorasi kedepan akan menjadi pemimpin di Negeri ini.

"Semoga mereka 10 tahun yang akan datang akan ada yang seperti disampaikan oleh Pak Surya Paloh, saya akan melihat Indonesia akan dipimpin orang berkulit hitam rambutnya keriting," harap IGK Manila

Sementara itu, Pendiri Sekolah Restorasi Sulaeman L Hamzah mengatakan tujuanya didirikan Sekolah Restorasi yaitu untuk mengisi formasi pembangunan di Papua.

"SDM kita masih terlalu lemah jadi setahun lalu angkatan pertama sudah kami wisuda dan tahun ini merupakan kelanjutan daripada program ini," ujar Sulaeman L Hamzah

Sulaeman L Hamzah berharap siswa-siswi yang mengikuti Sekolah Restorasi bisa bermanfaat dan membangun daerah yang mereka tinggali, dan bisa mengisi formasi terbuka untuk Provinsi baru (Provinsi Papua Selatan.

"semoga saja generasi baru bisa mendapatkan manfaat dan ini tidak berhenti kita akan melanjutkan terus, kalau gelombang pertama selesai nanti ada gelombang berikutnya terus mendidik anak-anak kita di wilayah Provinsi Papua Selatan,"tutup Sulaeman L Hamzah.