Merauke - Karantina Pertanian Merauke selenggarakan pelatihan griyaan kehumasaan dengan tema "Optimalisasi Fungsi Kehumasan Untuk Kampanye Perkarantinaan Dan Upaya Peningkatan Ekspor Pertanian" di Aula kantor (30/03).
- Kodim Boven Digoel Melalui Koramil Getentiri Latih Siswa PBB
- Melalui Program Kerjasama PLI dan Pemda, 51 Orang Diberangkatkan ke Jayapura Persiapan Studi ke Luar Negeri
- Bekerjasama Dengan Universitas Musamus Merauke, BPK RI Gelar Kegiatan Goes To Campus
Baca Juga
Narasumber pada kegiatan ini adalah Nasri Wijaya Pimpinan Kantor Berita Rakyat Merdeka Online (RMOL) Papua. Materi yang disampaikan cukup ringan dan menarik sehingga peserta sangat antusias mengikuti.
Kepala Karantina Pertanian Merauke dalam sambutannya saat membuka acara, mengatakan bahwa keberadaan humas adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

"Masyarakat perlu tahu tugas-tugas Karantina. Era saat ini, keterbukaan informasi sangat diperlukan agar masyarakat semakin paham Karantina Pertanian" ungkap Sudirman.
Harapannya, setelah mengikuti kegiatan peserta mendapat ilmu baru tentang dunia jurnalistik. "Dimulai dari pemahaman dasar-dasar dan kode etik jurnalistik, cara menentukan headline, penggunaan bahasa jurnalistik serta teknik reportase dan wawancara yang baik" tambahnya.

Dalam pemaparannya, pemateri mengatakan dalam membuat berita harus memenuhi enam unsur. "Dikenal dengan 5W + 1H, terdiri dari what (apa), who (siapa), where (di mana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagaimana)" ujar Nasri Wijaya. 
- Pemkab Mappi Blokir Gaji Guru Yang Meninggalkan Tempat Tugas
- Rudy Tirtayana Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di SMP Negeri 1 Merauke
- SMP N 1 Tanah Merah Umumkan Hasil Kelulusan Kelas 3, Dinyatakan Lulus 100℅