Stasiun Pompa Air milik PT. Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) kembali dipalang oleh sekelompok masyarakat. Selasa (15/9)
- Diduga karena Kelelahan, Petugas KPPS di Boven Digoel Meninggal Dunia
- Ketua DPD Apresiasi Polres Keerom Yang Sigap Evakuasi Korban Banjir
- Danlanud J.A Dimara Memohon Maaf atas Insiden Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Dua Orang Anggotanya Di Merauke
Baca Juga
Pemalanga ditandai dengan pemasangan janur kelapa, pintu masuk dipalang, dan kamar mesin pompa air digembok.
Kabag Ops Polres Merauke AKP Erol Sudrjat,S.Sos,M.Si saat dikonformasi membenarkankejadian tersebut, dirinya mengatakan bahwa setelah adanya laporan pemalangan , anggotanya langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Stasiun Pompa Air merupakan fasilitas umum yang digunakan hampir seluruh Masyarakat kota Merauke, tentu jika di palang akan menimbulkan keresehan Masyarakat, kami dengan cepat langsung membuka palang tersebut sehingga air dapat mengalir kembali seperti biasa.” Ungkapnya
Lanjut, dirinyapun menghimbau kepada sekolompok masyarakat yang melakukan pemalangan tersebut agar kiranya permasalahan ini dapat diselesaikan secara baik-baik di kantor Polisi.
"Baiknya dibicarakan dengan baik jika ada permasalahan,hindari pemalangan yang mengganggu fasilitas umum karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak". Pungkasnya
- Tokoh Masyarakat Malind Anim, Hengky Ndiken Tutup Usia Pada Umur 59 Tahun
- Sepekan, Tumpukan Sampah Meresahkan Pedagang Los E Pasar Youtefa Abepura
- Setelah Tiga Hari Pencarian di Sungai Digoel, Akhirnya Rosikin Ditemukan, Tersisa Widodo




