Caretaker Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Barat Daya, Jois Kambu mengatakan beredarnya informasi di publik terkait intervensi pelantikan Pejabat Eslon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
- Pelabuhan MAF: Simbol Kesatuan Sosial dan Kemajuan Daerah
- Hari ke- 4, Logistik Pemilu di Boven Digoel telah Bergeser ke 19 Distrik Beserta Anggota PAM TPS
- 59 Penumpang Dari Luar Jayapura Dinyatakan Reaktif Langsung Dibawa ke LPMP
Baca Juga
Untuk itu, Jois Kambu mengajak kepada seluruh elemen pemuda, masyrakat dan stecholder agar mendukung penuh Pemerintah untuk dalam menentukan pejabat Eslon III dan IV yang akan datang.
Menurut tokoh muda itu, Provinsi Papua Barat Daya ini dianugerahi potensi sumberdaya manusia yang memadai seperti aparatur sipil negara (ASN) dari sisi kompetensi, pengalaman kerja dan kepangkatan yang memadai.
Oleh karena itu, Lanjut Jois Kambu dengan segala keberagaman fikir itu mari memberikan ruang ini seutuhnya kepada Pemerintah dalam menjalankan tugas tanggung jawab dan kewenangannya yang diberikan Negara.
“ Karena saya percaya mereka adalah orang-orang terpilih yang dipercayalan Tuhan melalui negara untuk menjalankan roda Pemerintahan di Provinsi Papua Daya yang sama sama kita cintai ini,” kata Jois Kambu, Kamis 13 Juli 2023.
Jois Kambu berharap tidak ada lagi intervensi yang berlebihan kepada pemerintah provinsi Papua Barat Daya.
“ Stop dengan intervensi ke Bapak Pj Gubernur, Pj Sekda dan Pimpinan- Pimpinan OPD yang ada,” kata dia.
Jois Kambu menambahkan apakah intervensi itu dari masyarakat atau kelompok manapun yang mengklaim diri sebagai tim.
Apapun itu terhadap kebijakan Pemerintah melalui distribusi jabatan eselon III dan IV melalui sesment pada beberapa waktu yang lalu yang diselenggarakan pemerintah dengan bekerja sama dengan tim profesional akademisi kemarin,” kata Ketua DPP KNPI Bidang Pengawasan dan Reformasi Birokrasi ini.
- Komandan Pasmar 3 : Natal Akan Membawa Damai Sejahtera dan Suka Cita
- Danrem 174/ATW Merauke Menanggapi Kabar Adanya Atlit Peraih Medali Emas PON XX Yang Mengikuti Tes Catam TNI AD 2021
- Akademisi: Beberapa Wilayah di Indonesia yang diberikan Status OTSUS, memiliki Kewenangan Diskriminasi Positif