Sekertaris umum KONI Papua, Kenius Kogoya akan mempertimbangkan atlit Papua, terkait akan dikirim keluar atau tidak. Karena angka Covid-19 semakin membahayakan khusus daerah DKI dan sekitar Jawa.
- Dipadati Penonton Salah Satu Tribun Stadion Katalpal Tidak di Buka , Ada Apa ?
- Kejuaraan Pacuan Kuda Piala III Mahkota Kejurnas Tegalweton, PORDASI Papua Selatan Turunkan 2 Kuda di Class E 1.200 dan Class F 1.000 M
- Polres Boven Digoel Laksanakan Kesamaptaan Semester I Tahun 2022 di Lapangan Pemda
Baca Juga
Hal itu dikatakan, Sekertaris Umum KONI Provinsi Papua, Kenius Kogoya usai menghadiri pembukaan kegiatan Penataran dan Sertifikasi Juri Lisensi "C" Nasional, di Hotel Horison Kotaraja, Kamis (17/6).
Keputusan itu diambil karena pihak KONI Papua tidak mau membahayakan para atlit-atlitnya yang siap berlaga di PON nanti, mengingat perhelatan tinggal 3 bulan mendatang.
"Dengan melihat kondisi Covid19 di DKI Jakarta atau di pulau Jawa yang semakin meningkat, jadi kita harus selamatkan diri untuk Tes Iven ini, kalo bisa litihsn disini kenapa harus keluar." ujar KK.
Kenius mengaku ada beberapa pertandingan telah dihentikan karena beberapa atlitnya terindikasi Covid19.
"Bahkan ada atlit kita yang kemarin pertandingan dari bela diri, dihentikan karena ada beberapa atlit kita terindikasi positif Covid-19," tandasnya. 
- Abisai Rollo Resmi Daftar Diri Sebagai Bakal Calon Ketua IMI Provinsi Papua
- KONI Papua Selatan Gelar KONI Papua Selatan Gelar Rakerprov dan Musprov, Prioritaskan Putra Asli Papua Selatan
- Tingkatkan Imunitas Tubuh, Bhayangkari Boven Digoel Mengaktifkan kembali Olahraga Rutin Bersama.