Aksi demonstrasi yang akan dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR RI hari ini diharapkan tidak agresif agar pesan yang disuarakan benar-benar sampai ke telinga wakil rakyat.
- Kader Militan Demokrat, RHP Optimis DPP Akan Memilihnya Untuk Pimpin Papua
- Hari Ini KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Pemenang Pilpres
- Din Syamsuddin: Partai Pelita Tak Hanya Diisi Purnawirawan TNI dan Polri
Baca Juga
"Mahasiswa yang demo sebaiknya taat dengan prinsip demokrasi. Dalam menyuarakan aspirasi tetap lugas dan jelas, tanpa menghina pihak-pihak yang menjadi objek demo," kata pengamat politik Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/4).
Mahasiswa juga diminta tidak terprovokasi oleh kemungkinan adanya penyusup yang ingin menunggangi unjuk rasa.
"Jaga diri agar tidak terpancing dari prokokator. Sebab, dalam aksi demo besar kerap ditungggangi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tujuan mereka ingin menjatuhkan reputasi mahasiswa yang melakukan demo," katanya.
Mantan Dekan FIKOM IISIP ini berharap agar mahasiswa menjaga kekompakan mereka agar aspirasi yang hendak disampaikan tersalurkan dengan baik.`
"Karena itu, soliditas mahasiswa harus dijaga. Tujuannya agar apa yang diperjuangkan mahasiswa dapat tercapai," tutupnya. 
- KPU Gelar Rakor Tahapan Kampanye Pilkada 2024 Kabupaten Merauke
- Bawaslu Pastikan Seleksi Anggota Tingkat Daerah Pertimbangkan Keterwakilan Perempuan hingga Putra Daerah
- Partai Demokrat Usung AFU - Petrus Kasihiw Pilkada Papua Barat Daya 2024
