Aksi demonstrasi yang akan dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR RI hari ini diharapkan tidak agresif agar pesan yang disuarakan benar-benar sampai ke telinga wakil rakyat.
- Lukas Enembe Kagum Atas Program Beasiswa Dari Pemerintah Rusia Untuk Putra-Putra Asli Papua
- Launching Pilkada Boven Digoel akan Dilaksanakan 29 Mei 2024
- Bawaslu Provinsi Papua Selatan Gandeng Media Massa Dalam Mengawal Pilkada 2024
Baca Juga
"Mahasiswa yang demo sebaiknya taat dengan prinsip demokrasi. Dalam menyuarakan aspirasi tetap lugas dan jelas, tanpa menghina pihak-pihak yang menjadi objek demo," kata pengamat politik Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/4).
Mahasiswa juga diminta tidak terprovokasi oleh kemungkinan adanya penyusup yang ingin menunggangi unjuk rasa.
"Jaga diri agar tidak terpancing dari prokokator. Sebab, dalam aksi demo besar kerap ditungggangi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tujuan mereka ingin menjatuhkan reputasi mahasiswa yang melakukan demo," katanya.
Mantan Dekan FIKOM IISIP ini berharap agar mahasiswa menjaga kekompakan mereka agar aspirasi yang hendak disampaikan tersalurkan dengan baik.`
"Karena itu, soliditas mahasiswa harus dijaga. Tujuannya agar apa yang diperjuangkan mahasiswa dapat tercapai," tutupnya.
- Demokrat dan Nasdem Bisa Raih Simpati Publik Jika Bentuk Koalisi Lawan Jokowi
- Pukul Bedug Takbiran di JIS, Anies: Dari Jakarta, jadi Syiar Islam ke Seluruh Dunia
- Tukar Pandangan dan Silaturahmi, Walikota Kendari Jamu Makan Malam JMSI