Menko Pangan Zuklifi Pastikan Wilayah Wanam Menjadi Sentra Pangan Energi dan Air

Merauke - Pemerintah pusat pastikan Wanam tidak hanya akan menjadi kawasan sentra produksi pangan nasional tetapi juga akan menjadi pusat industri energi dan air.  Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan sesaat setelah memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Program Prioritas Nasional Bidang Pangan dan Pertanian di Provinsi Papua Selatan pada Senin, 14 Juli 2026.


Pengembangan kawasan wanam nantinya tidak hanya difokuskan pada pencetakan sawah dan peningkatan produksi pangan, tetapi juga diarahkan untuk mewujudkan kemandirian energi lewat pembangunan industri bahan bakar diesel B50 yang merupakan campuran dari 50% biodiesel berbasis minyak sawit CPO dan 50% solar fosil.

Zulkifli menjelaskan bahwa sampai saat ini kemajuan pembangunan dikawasan wanam sudah sangat pesat dapat dilihat dari pembangunan pelabuhan dan jalan sepanjang 58km sudah rampung dikerjakan. Tinggal tersisa 58km ke 135km dan juga bandara yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Sementara untuk cetak sawah sendiri, Zulkifli mengatakan pada tahun ini pengerjaannya akan ditargetkan seluas 10.000 hingga 11.000 hektare dan sampai saat ini telah selesai ditanami seluas 1.200 hektare. Presiden Prabowo sendiri dipastikan akan hadir di Wanam untuk melakukan panen raya pada bulan Oktober atau November mendatang.

Nantinya, wilayah Papua sendiri ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan pangan dan energinya sendiri tanpa harus lagi bergantung dan didatangkan dari pulau Jawa. Bahkan jika terus meningkat dapat juga memasok kebutuhan pangan dan energi sampai ke wilayah Maluku dan Maluku Utara.

"Proses ini cepat sekali. Ini semua karena dukungan semua pihak dari Pemerintah Daerah, TNI-Polri, Tokoh Adat dan masyarakat yang masih perlu dijelasin lewat sosialisasi tujuan untuk dibangunnya wilayah Papua Selatan lewat sentra pangan dan energi yang semua bertujuan untuk kemakmuran bagi masyarakat Papua", pungkas Zuklifi.