Upaya pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Distrik Sota, Kabupaten Merauke, menunjukkan peran kemanusiaan dan profesionalisme aparat kepolisian dalam merespons laporan orang hilang di wilayah perbatasan Papua Selatan.
- Akibat Banjir Meluas di Aceh Timur 2.761 Warga Mengungsi
- 2 Hari Pencarian, Warga di Terkam Buaya, Saat Dibelah Tersisah Potongan Kepala Manusia
- Penemuan Jasad Bayi Perempuan Gegerkan Warga Pantai Holtekamp
Baca Juga
Peristiwa tersebut bermula dari laporan awal yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 15.10 WIT. Laporan disampaikan oleh Kadir, anggota Polsek Sota, terkait dugaan orang hilang atas nama Gabriel Mahuze, laki laki berusia 55 tahun, warga Kampung Toray, Distrik Sota.

Berdasarkan keterangan rekan rekan korban, Gabriel Mahuze sebelumnya pergi berburu bersama tujuh orang rekannya pada Sabtu dini hari, 27 Desember 2025, sekitar pukul 00.10 WIT, di kawasan hutan Dusun Panamal, Kampung Sota. Sesuai kesepakatan, seluruh rombongan seharusnya kembali berkumpul pada pagi hari di titik yang telah ditentukan. Namun hingga waktu yang disepakati, korban tidak kunjung keluar dari hutan.
Menduga korban tersesat, ketujuh rekan korban kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi sejak Sabtu hingga Minggu siang. Karena upaya tersebut belum membuahkan hasil, pihak Polsek Sota selanjutnya menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke untuk meminta bantuan pencarian lanjutan.

Pelaksana Tugas Kapolsek Sota IPDA Esterlina A. Gebze menyampaikan bahwa laporan orang hilang tersebut segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan unsur gabungan ke lokasi kejadian.
“Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir area hutan, rawa, dan savana di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga serta masyarakat setempat untuk mengumpulkan informasi yang dapat membantu proses pencarian,” ujar IPDA Esterlina.
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim penolong dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.25 WIT dan tiba di sekitar lokasi pada pukul 18.00 WIT. Tim SAR kemudian bergabung dengan unsur gabungan yang telah berada di lapangan, terdiri dari personel Polri, TNI, Basarnas, serta masyarakat setempat.

Sebanyak 30 personel gabungan terlibat langsung dalam operasi kemanusiaan tersebut. Para personel dikerahkan untuk melakukan penyisiran darat, pengamanan jalur, serta mendukung koordinasi pencarian di medan hutan, rawa, dan savana dengan kondisi geografis yang menantang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, S.E., M.M., menjelaskan bahwa setelah tiba di lokasi, tim SAR gabungan melakukan upaya awal pencarian dengan memanfaatkan drone thermal untuk pemantauan dari udara, pencarian kemungkinan ceceran barang milik korban, serta pemetaan area pencarian.

“Mengingat jarak pandang terbatas karena menjelang malam, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok hari. Kami juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak setempat terkait kearifan lokal agar dipahami dan dipatuhi oleh seluruh personel yang terlibat,” ujar Rudi.
IPDA Esterlina menambahkan bahwa selama proses pencarian berlangsung, aparat kepolisian turut memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera menyampaikan informasi apabila mengetahui petunjuk yang berkaitan dengan keberadaan korban, guna mempercepat proses pencarian,” katanya.
Berdasarkan informasi dari rekan rekan korban, saat terakhir terlihat korban mengenakan kaos berwarna putih, celana loreng, sepatu lapangan, serta membawa parang kecil. Hingga berita ini diterbitkan, korban belum ditemukan dan pencarian dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya. 
- Akibat Korsleting Listrik Rumah Warga Hangus Terbakar di Perumahan Permata Indah Abepura
- Pegawai PLN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Mess
- Lalu Lintas Terganggu, Tiga Pohon Tumbang Polimak IV Distrik Jayapura, Polisi Turun Tangan
