Laga ketat harus dijalani pasangan ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin. Mereka benar-benar harus bekerja keras untuk bisa lolos ke semifinal China Open 2024.
- 298 Atlet dan Official Polri Berlaga di PON XXI
- Bupati Kabupaten Merauke Ajak Warga Dukung PON XX Papua 2021
- Velox Et Exactus Shooting Klub Gelar Kejurnas Menembak II Tahun 2023
Baca Juga
Pasangan Fikri/Daniel menyudahi perlawanan ganda putra Denmark, Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard, dengan skor ketat: 21-19, 21-19 di Olympic Sports Center Gymnasium, Jumat (20/9).
"Bersyukur bisa memenangkan pertandingan, tapi hari ini permainan kami tidak cukup keluar. Kami harus memperbaikinya lagi di laga semifinal besok," ucap Daniel Marthin dikutip laman resmi PBSI, Jumat (20/9).
"Di permainan depannya kami lebih pegang saat sudah tertinggal. Pergerakannya dipaksa lebih cepat," sambungnya.
Senada, Fikri juga menyebut laga perempat final melawan pasangan Denmark hampir menjadi bumerang bagi mereka. Fikri mengakui pergerakannya cukup lambat, kalau tidak bisa dibilang lebih buruk dari pertandingan sebelumnya.
"Di gim kedua setelah tertinggal baru coba memaksa, coba nekat baru ketemu caranya. Penerapan strategi yang tepat baru di akhir laga, kami pegang servis dan pukulan awal satu dan duanya. Dari situ banyak dapat poin dan lawan balik tertekan," paparnya.
Terkait lawan yang akan dihadapi di semifinal, Fikri memastikan akan mempelajari lebih dulu gaya bermain mereka.
"Besok lawan Goh (Sze Fei)/(Nur) Izzuddin, minggu lalu kami menang tapi di sini kondisi semua berbeda, jadi harus dipelajari lagi permainannya seperti apa," pungkasnya. 
- Pastikan Kesiapan Atlet dan Venue Pertandingan, Ketua Wushu Papua Tiba di Merauke
- Deklarasi di Tugu Pepera, KOKAM Merauke Dukung Penuh Perhelatan PON XX Papua 2021 di Merauke
- Man City Pesta Gol di Kandang Sporting, Siap Memastikan Diri Masuk di Perempat Final