Boven Digoel, Papua Selatan - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel, Athanasius Koknak dan Basri Muhammadiyah (ABAS), mengajak seluruh pasangan calon untuk bersatu dalam meningkatkan kualitas demokrasi selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Mereka menekankan pentingnya membangun budaya pendidikan politik yang baik guna menciptakan pemilih yang cerdas dan berpartisipasi aktif.
- Kapolres Boven Digoel: Kebangkitan Nasional Harus Mengikuti Arus Zaman Modern
- Kesempatan Wisata Rohani: Menyatukan Keberagaman Mappi
- Kunjungi Distrik Ilwayab, Menpan Amran Salurkan Bantuan Benih Pertanian Untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Baca Juga
Athan menyampaikan pernyataan ini setelah penarikan nomor urut di Aula Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boven Digoel. Ia menekankan perlunya menjaga sikap santun dan etika dalam setiap tahapan Pilkada, khususnya saat kampanye.
"Adu gagasan harus diutamakan, bukan saling menjatuhkan. Kita perlu menunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan sehat dan bermartabat," ungkapnya, Senin (23/9/24).
Athan dan Basri berkomitmen untuk mematuhi semua tahapan Pilkada dengan semangat kompetisi yang sehat. Mereka berharap setiap calon dapat menunjukkan integritas dan dedikasi demi kemajuan daerah.
Athan menekankan bahwa Pilkada 2024 merupakan momen penting bagi Boven Digoel. "Siapapun yang terpilih harus memiliki niat baik dan komitmen untuk membangun daerah kita," tegasnya. Setelah penarikan nomor urut, pasangan ABAS memperoleh nomor urut 1, yang mereka anggap sebagai kepercayaan yang perlu dijaga.
- Inspektorat Raih Nilai Tertinggi, Apolo Safanpo Tegaskan Komitmen Kinerja Akuntabel di Papua Selatan
- Peran Pemerintah dalam Pembangunan dan Kesejahteraan
- Dari Awal Hingga Panen Raya: Kronologi Kolaborasi TNI dan Pemda Mappi di Kampung Mur