Merauke, 31 Desember 2025
Barisan Merah Putih Republik Indonesia Provinsi Papua Selatan menggelar Rapat Kerja sebagai forum evaluasi pelaksanaan program organisasi sepanjang tahun 2025 sekaligus penyusunan agenda strategis untuk tahun 2026.
- Tokoh Pemuda Merauke Nyatakan Sikap Tegas Menolak Tindakan Makar Dan Terorisme di Tanah Animha
- Masyarakat yang Berdiam di Boven Digoel Harus Urus Domisilinya
- Sempat Hilang Kontak legislator DPR Papua di Temukan, Ini Penyebabnya !
Baca Juga

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 31 Desember 2025, mulai pukul 15.30 WIT hingga selesai, bertempat di Aula SMP Negeri 1 Merauke, dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota BMP RI Papua Selatan.
Rapat Kerja dipimpin langsung oleh Ketua BMP RI Papua Selatan, Dr. Esau Hombore, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa selama tahun 2025 organisasi telah melaksanakan berbagai agenda yang berjalan cukup optimal.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025 BMP RI Papua Selatan telah melaksanakan sekitar 12 agenda kegiatan, di luar kegiatan rutin sosial kemasyarakatan seperti pembagian sembako dan aktivitas sosial lainnya yang juga berjalan dengan baik.
Rapat Kerja tersebut sekaligus menjadi penanda penutupan seluruh rangkaian kegiatan BMP RI Papua Selatan selama tahun 2025, sebelum memasuki tahapan perencanaan dan penyusunan program kerja tahun 2026.
Dr. Esau Hombore menegaskan bahwa arah gerak organisasi ke depan tidak boleh berjalan tanpa disiplin agenda dan kejelasan sikap kebangsaan.
“BMP RI Papua Selatan tidak boleh menjadi organisasi yang berjalan reaktif. Kita harus terukur, terencana, dan tegas dalam menentukan arah. Tahun 2026 adalah tahun konsolidasi dan penguatan peran strategis, terutama dalam membina generasi muda agar memiliki semangat nasionalisme dan loyalitas kebangsaan yang kuat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa program ke depan akan difokuskan pada penguatan nilai patriotisme dan nasionalisme, terutama bagi generasi muda. Untuk itu, BMP RI telah membentuk wadah kepemudaan seperti BMP di Universitas Musamus dan Pemuda Barisan Merah Putih, serta merencanakan ekspansi kegiatan ke lingkungan kampus lainnya.

Selain itu, Dr. Esau Hombore juga menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program nasional di Provinsi Papua Selatan, antara lain Makan Bergizi Gratis, PSM, Transmigrasi Patriot, Sekolah Garuda, dan program nasional lainnya.
“Program nasional harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua Selatan. BMP RI hadir bukan sekadar simbol, tetapi sebagai mitra yang aktif bekerja, mengawal, dan memastikan program-program tersebut berjalan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Melalui Rapat Kerja ini, seluruh agenda tahun 2025 dievaluasi secara menyeluruh. Ke depan, akan dibentuk tim teknis dan tim koordinasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti TNI Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh perempuan, guna menyukseskan program kerja BMP RI Papua Selatan tahun 2026. 
- Tokoh Agama Kab. Jayawijaya meminta masyarakat Tetap Tenang dan tidak Terprovokasi, Demi Kedamaian Tanah Papua
- Sebuah Perjalanan Menuju Generasi Emas Mappi: Kerja Sama Pendidikan dengan Yayasan Lokon
- GOR Hiad Sai Merauke di Palang Secara Adat Oleh Suku Non Marind, LMA Suku Marind Animha Protes Keras
