Dosen Universitas Musamus Merauke mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan limbah pertanian untuk dijadikan pupuk organik di Kampung Sumber Mulya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan limbah pertanian secara ramah lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian di daerah tersebut.
- Acer Perkuat Transformasi Pendidikan Digital di Merauke Lewat Donasi dan Peluncuran Platform Edukasi
- TINGKATKAN KOMPETISI MELALUI LOMBA CERDAS CERMAT
- SMP N 1 Tanah Merah Buka Penerimaan Siswa Baru Mulai 20-25 Juni 2022
Baca Juga
Kegiatan ini, Dosen memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat tentang cara mengolah sisa tanaman, seperti jerami dan dedaunan, serta limbah lainnya menjadi pupuk organik yang berkualitas seperti limbah kotoran ternak. Pelatihan ini meliputi langkah-langkah pembuatan kompos dan metode pengelolaan yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga, sehingga masyarakat dapat mempraktikkannya secara mandiri.
Maya Sari Rupang S.hut,M.hut selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah pertanian yang terbuang sia-sia, tetapi juga membantu petani untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka dengan menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan terjangkau. Penggunaan pupuk organik juga diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas hasil panen, tanpa menimbulkan efek negatif bagi lingkungan, ujarnya.


Masyarakat Kampung Sumber Mulya merespons kegiatan ini dengan antusias. Salah satu warga menyatakan, “Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini, sekarang kami paham cara mengelola limbah pertanian dan manfaatnya bagi tanah. Kami bisa mengurangi penggunaan kimia yang harganya mahal.
Kepala Kampung mengucapkan terima kasih kepada Dosen Universitas Musamus yang mau berbagi ilmu pada masyarakat. Pelatihan ini sangat berarti bagi masyarakat karena mengelola limbah menjadi bermanfaat untuk tanaman. Kami berharap kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan.
Melalui program edukasi ini, Universitas Musamus berharap agar masyarakat semakin memahami pentingnya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan dalam pertanian.
- Sosok Bripka Lutfi Yang Perduli Akan Pendidikan di Perbatasan RI-PNG
- Ali Syahbana Secara Resmi Dilantik Sebagai Ketua STIE Yapis Merauke
- Peduli Pendidikan, Otniel Deda Serahkan Bantuan Buku Dan Alat Tulis Kepada SMP YPPK Paulus Abepura