Pengelolaan air bersih di Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, menjadi perhatian dalam sebuah kajian berjudul Evaluasi Pengelolahan Air Bersih di Distrik Mandobo Kabupaten Boven Digoel yang disusun oleh Hendrikus Bonop.
- SKK Migas dan Komisi VII DPR RI Gelar JPS Penangulangan Covid-19 di Wamena
- Tunas Sawa Erma (TSE) Group Raih Penghargaan CSR dari Pemprov Papua Selatan
- Terkendala, Kapolres Boven Digoel Berikan Bantuan Pembangunan Gereja Jemaat Garam dan Trg Dunia
Baca Juga





Kajian tersebut menempatkan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting bagi kesehatan, kualitas hidup, dan aktivitas sosial ekonomi. Dalam latar belakangnya, disebutkan bahwa ketersediaan air bersih tidak hanya menyangkut kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berhubungan langsung dengan pembangunan wilayah dan pelayanan publik.
Distrik Mandobo dinilai memiliki potensi sumber air permukaan yang besar, salah satunya Sungai Digoel. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat, terutama jika pengelolaan, distribusi, dan kualitas air belum berjalan secara merata.
Dalam dokumen itu juga disinggung bahwa pelayanan air bersih kepada masyarakat masih menghadapi sejumlah persoalan. Beberapa tantangan yang muncul antara lain keterbatasan infrastruktur, distribusi air yang belum optimal, serta kebutuhan peningkatan kapasitas layanan agar masyarakat dapat memperoleh air bersih secara lebih layak dan berkelanjutan.
Selain persoalan pelayanan, kajian ini juga menaruh perhatian pada kualitas air Sungai Digoel sebagai sumber air baku. Kualitas air disebut perlu terus dipantau karena dapat dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat di sekitar aliran sungai, termasuk permukiman, pembukaan lahan, dan kegiatan lain yang berpotensi berdampak terhadap kondisi lingkungan.
Secara substansi, kajian ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan air bersih tidak cukup hanya berbicara soal ketersediaan sumber air. Pemerintah daerah dan pihak terkait perlu memastikan sistem pelayanan, kualitas air, perlindungan lingkungan, serta keberlanjutan pengelolaan berjalan secara terpadu.
Isu air bersih di Mandobo juga penting dilihat sebagai persoalan pelayanan dasar. Tanpa pengelolaan yang baik, masyarakat dapat menghadapi risiko kesehatan, kesulitan akses, dan ketimpangan layanan, meskipun wilayah tersebut memiliki sumber air alami yang cukup besar. 
- Wadanramil bersama Babinsa Tanah Merah Boven Digoel Bagikan Tas Sekolah
- Bakti Sosial Lanud J.A. Dimara Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Ke-76 TNI AU
- Peduli, Pemuda Bone Kota Jayapura Gelar Aksi penggalangan Dana Untuk Korban Gempa Sulbar
