Merauke – Tim dosen Universitas Musamus melaksanakan skrining anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) terhadap 93 mahasiswa Akademi Yaleka Maro, Merauke, Papua Selatan, Jumat (7/8/2026). Kegiatan bertajuk “Gerakan Mahasiswa Sehat: Pelatihan, Edukasi dan Skrining Anemia dalam Upaya Pencegahan Stunting pada Mahasiswa Kesehatan” itu bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap kesehatan dan status gizi sekaligus mendukung pencegahan stunting sejak dini.
- 107 Ton Beras Cadangan Pangan Pemerintah Siap Disalurkan ke Masyarakat Boven Digoel
- Polri Tetap Dukung Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor di Kota Jayapura
- Cerita Sukses Petani Ikan - Transformasi Ekonomi Melalui Bantuan Perikanan
Baca Juga
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut diketuai Febry Ramadhani Suradji, SKM., M.Kes. Selain pemeriksaan Hb sebagai langkah deteksi dini anemia, para mahasiswa mendapatkan edukasi mengenai anemia, faktor risiko, pentingnya gizi seimbang, serta langkah-langkah pencegahannya.

Febry mengatakan mahasiswa kebidanan merupakan kelompok strategis untuk mendapatkan edukasi dan skrining anemia. Selain dipersiapkan sebagai calon tenaga kesehatan, mereka juga perlu memiliki kondisi kesehatan dan status gizi yang baik sebelum memasuki masa kehamilan. “Mahasiswa kebidanan bukan hanya calon ibu, tetapi juga calon tenaga kesehatan yang nantinya akan menjadi edukator kesehatan bagi masyarakat,” ujar Febry.
Menurut dia, anemia pada remaja dan perempuan usia reproduktif perlu mendapat perhatian sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dari hulu. Kondisi kesehatan dan status gizi perempuan sebelum dan selama kehamilan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Pencegahan stunting tidak seharusnya baru dimulai ketika seorang perempuan sudah hamil. Intervensi perlu dilakukan sejak remaja dan sebelum memasuki kehamilan, termasuk melalui pencegahan dan deteksi dini anemia,” kata Febry. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan mahasiswa dalam menjaga kesehatan diri sekaligus menjadi bekal ketika memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Kegiatan Gerakan Mahasiswa Sehat tersebut mendapat dukungan pendanaan melalui program DIPA Universitas Musamus Tahun 2026. Melalui kegiatan pengabdian berbasis edukasi, deteksi dini, dan pemberdayaan tersebut, Universitas Musamus berupaya berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan di Papua Selatan. 
- Satrol Lantamal XI Gelar Latihan VBSS TW I TA 2021
- Personil Gabungan Evakuasi 4 Korban Insiden Kecelakaan Helikopter Air Fast di Kabupaten Boven Digoel
- Bupati Boven Digoel Minta Penyelenggara Pemilu Netral
